
Masih Sengketa di MK, Bupati/Wabup Sumbawa Terpilih belum Dilantik
–
MATARAM, Lakeynews.com – Sesuai agenda, enam pasangan Bupati/Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota terpilih hasil Pilkada 9 Desember 2020 di Provinsi NTB, dilantik pada Jumat (26/2) pagi.
Sedangkan satu pasangan lain, Bupati/Wabup Sumbawa terpilih belum dilantik karena sengketa hasil Pilkada masih berproses di Mahkamah Konstitusi (MK).
Pelantikan tersebut dilakukan secara langsung oleh Mendagri melalui Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, di Gedung Graha Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur.
Keenam pasangan kepala/wakil kepala daerah yang telah dilantik gubernur itu, sebagai berikut;
- Wali Kota/Wakil Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, S.Sos, MH dan TGH. Mujiburahman.
- Bupati/Wakil Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, SH dan Danny Karter Febrianto R, ST, M.Eng.
- Bupati/Wakil Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri dan H.M. Nursiah.
- Bupati/Wakil Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H.W. Musyafirin, MM dan Fud Syaifuddin, ST.
- Bupati/Wakil Bupati Dompu, Kader Jaelani dan H. Syahrul Parsan, ST, MT, dan
- Bupati/Wakil Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. Dahlan M. Noer.
Ketika memberikan sambutan, Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul atau Doktor Zul menyampaikan beberapa hal. Diantaranya, mengingatkan tentang dua hal yang menjadi tantangan berat bagi enam pasangan Bupati/Wabup dan Wali Kota/Wawali “baru” di NTB.
Kedua hal tantangan tersebut, media sosial (Medsos) dan pandemi Covid-19. “Media sosial dan pandemi Covid-19 menimbulkan suatu kebiasaan-kebiasan baru yang menjadi tantangan yang tidak mudah bagi pimpinan daerah,” papar Bang Zul.
Di era medsos saat ini, lanjut Gubernur, masyarakat menjadi media bagi dirinya sendiri. Kritik ketidakpuasan maupun pujian atas pemimpin daerah dapat diekspresikan langsung melalui medsos. “Dan, ini dapat didengar dan dilihat langsung oleh seluruh dunia,” tegasnya.
Demikian juga dengan berlangsungnya era tatanan baru di tengah pandemi Covid-19, menjadi tantangan sekaligus harapan bagi enam bupati/wali kota yang baru dilantik.
Pada sisi lain, Bang Zul menjelaskan, dari tujuh daerah yang melaksanakan Pilkada serentak 2020, hanya Kabupaten Sumbawa yang belum dilantik kepala daerah terpilihnya.
Hal tersebut karena sengketa hasil Pilkada Sumbawa masih berproses di Mahkamah Konstitusi (MK). Sehingga, untuk Bupati di sana masih dijabat Pelaksana Harian (Plh), Sekda setempat.
Lebih jauh dijelaskan, Gubernur menjelaskan, hampil semua kepala daerah yang dilantik itu rata-rata sudah berpengalaman.
Lima diantaranya, menurut dia, melanjutkan pemerintahan sebelumnya. Sementara pasangan Bupati dan Wakil Bupati Dompu , AKJ-Syah juga tidak lagi awam di ranah kepemimpinan.
Dengan pengalaman-pengalaman tersebut, Gubernur berharap kepada enam pasangan bupati/wabup dan wali kota/wawali itu dapat membawa daerahnya menjadi lebih baik lagi. “Terutama dalam penanggulangan pandemi Covid-19,” imbuhnya.
“Masa ini, masa yang berbeda. Apalagi dengan pandemi. Semoga daerah kita bisa kembali hijau agar kita bisa kembali kekehidupan seperti biasanya,” sambung Gubernur berharap. (tim)
