Ketua DPRD Dompu Andi Bachtiar, A.Md.Par. (dok/lakeynews.com)

Andi Bachtiar: Insya Allah, Akan Berjalan Sesuai Harapan

DOMPU, Lakeynews.com – Ketua DPRD Dompu Andi Bachtiar, A.Md.Par, mengharapkan kepada semua pihak di daerah ini agar memaklumi, memahami dan mengikuti kebijakan pembatasan undangan acara pelantikan Bupati/Wabup, “Aby” Kader Jaelani dan H Syahrul Parsan (AKJ-Syah) pada 26 Februari ini.

Kebijakan pembatasan jumlah undangan ini, menurutnya, semata-mata karena pertimbangan pandemi Covid. “Apalagi Kabupaten Dompu masih termasuk sebagai daerah zona merah Covid-19,” kata Andi pada Lakeynews.com via ponselnya, Selasa (23/2) petang.

Dijelaskan, sedianya pelantikan itu digelar secara fisik di Mataram, Ibukota Provinsi NTB pada 17 Februari lalu. Namun, tidak jadi. Pelantikan dialihkan ke Dompu dan dilaksanakan secara virtual.

“Ini dengan pertimbangan untuk keseragaman dengan kepala daerah dan wakil kepala daerah lain. Dan, (kalau dilakukan di Mataram) dikhawatirkan melanggar standar protokol kesehatan Covid-19,” jelas politisi NasDem itu.

Meski demikian, dalam diskusinya dengan pihak Pemprov NTB beberapa waktu lalu, Andi justru berpemikiran terbalik. Kalau pelantikan di Dompu walaupun dilakukan secara virtual, malah lebih mengkhawatirkan lagi akan terjadinya pelanggaran standar Covid.

Sebab, lanjutnya, tidak ada jaminan bahwa tim sukses, pendukung, simpatisan atau masyarakat umumnya tidak datang ke Pendopo Bupati, tempat acara pelantikan.

Mereka yang datang, selain undangan, juga tidak bisa dipastikan tidak akan bersalaman dan berpelukan satu sama lain. “Kalau itu yang terjadi, malah ini yang kita khawatirkan akan menyalahi protokol Covid,” tegasnya di Mataram waktu itu.

Kendati begitu, Andi yakin, ratusan personel aparat keamanan gabungan yang dikerahkan ke sana pada hari H, akan mampu mengatasi dan mengamankan.

“Insya Allah, pelantikan akan dapat berjalan sesuai harapan, berdasarkan Protap dan Prokes Covid,” ujar Andi.

Baca Juga: Pelantikan Bupati/Wabup Dompu; 25 Undangan, Diamankan 330 Personel Gabungan

“Jangankan hanya 25 undangan, 100-an undangan pun akan mampu diatasi aparat keamanan dan panitia,” sambung Andi optimis.

Wakil rakyat asal Kecamatan Kempo ini berharap, apapun bentuk pelantikan (virtual, tidak langsung secara fisik), mudah-mudahan tidak mengurangi nilai dan hikmahnya. (won)