
DOMPU, Lakeynews.com – Lain Partai NasDem, lain pula Partai Gerindra. NasDem tersinggung dan kecewa karena tidak diundang pada pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Dompu, “Aby” Kader Jaelani – H. Syahrul Parsan (AKJ-Syah), 17 Februari ini (diberitakan beberapa media). Sedangkan Gerindra justru sebaliknya, malah bersyukur.
“Bagi Partai Gerindra sedikitpun tidak tersinggung, apalagi kecewa karena tidak diundang. Justru Gerindra bersyukur,” kata Ketua DPD Partai Gerindra Kabupaten Dompu Kurnia Ramadhan, SE, pada Lakeynews.com, Kamis (11/2).
Kira-kira apa alasan Gerindra tidak tersinggung dam malah bersyukur?
“Karena dengan demikian, kami menjadi tahu bahwa sebagian orang birokrasi di Pemkab Dompu sekarang tidak memiliki kepekaan, kepedulian, sensitifitas sosial. Mereka lemah membangun koordinasi, komunikasi dan jaringan,” jawab Kurnia.
Dia menilai, oknum-oknum tersebut berpotensi membuat citra yang tidak baik baik bagi pemerintahan AKJ-Syah kedepan.
Seharusnya, menurut Kurnia, oknum-oknum pejabat tersebut sadar bahwa AKJ-Syah adalah milik masyarakat Dompu. Keterwakilan seluruh unsur sangat penting untuk memberikan semangat, rasa hormat sekaligus doa untuk (kepada) bupati terpilih.
“Jadi, AKJ-Syah bukan hanya milik para pejabat,” kata mantan anggota DPRD Dompu dua periode itu.
Persoalan seperti ini, lanjutnya, menjadi tantangan tersendiri bagi AKJ-Syah pascadilantik nanti. Sebagai kepala daerah, AKJ-Syah harus selektif memilih pejabat untuk membantunya dalam proses akselarasi perubahan Dompu yang lebih baik.
Dikatakan, hal tersebut karena posisi AKJ-Syah sebagai pejabat negara sekaligus jabatan politik yang telah diberikan kewenangan oleh Undang-undang untuk memimpin daerah.
“Jangan memilih orang-orang yang kaku, egois dan cenderung tertutup dan mementingkan diri sendiri,” tegasnya mengingatkan lebih awal. (tim)
