Pemukiman warga, gang dan lainnya di Desa Bugis, Kecamatan Sape, Bima, direndam air. (ist/lakeynews.com)

Banjir ini kiriman dari wilayah Kecamatan Wawo dan Desa Sari, Kecamatan Sape. Banjir juga diakibatkan oleh kebiasaan warga sekitar mengalihfungsikan hutan menjadi lahan pertanian.” IPDA Ridwan, Kasubbag Humas Polres Bima Kota.

BIMA, Lakeynews.com – Curah hujan tinggi beberapa hari terakhir mengakibatkan sejumlah dusun di Desa Bugis, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, diterjang banjir.

Ratusan rumah warga di sana tergenang. Warga terpaksa mengevakuasi barang mereka ke tempat yang lebih tinggi.

Kapolres Bima Kota melalui Kasubbag Humas IPDA Ridwan mengatakan, yang paling parah, antara lain, Dusun Bajo Sarae dan Dusun Gusung.

“Banjir mulai melanda sekitar pukul 17.55 Wita, utamanya di RT 12 hingga 15 Dusun Gusung. Banjir ini juga akibat meluapnya air sungai Jangka Sape,” tutur Ridwan pada wartawan, Rabu (6/1) malam.

Kemudian, lanjut Ridwan, ketinggian banjir yang menggenangi perumahan warga mencapai lutut orang dewasa. Tak pelak, sebagian warga harus mengevakuasi barang-barang mereka ke tempat yang lebih tinggi.

“Bhabinkamtibmas Desa Bugis Aipda Jainal Arifin terus mengimbau kepada warga sekitar untuk tetap tenang. Jainal juga ikut membatu warga binaannya mengevakuasi barang-barangnya,” terangnya.

Setelah air bah menggenangi rumah warga hingga beberapa jam lamanya, sekitar pukul 21.25 Wita, air di sejumlah lokasi yang tergenang mulai surut. Warga segera membersihan lumpur di dalam rumah masing-masing.

“Alhamdulillah, banjir ini tidak menimbulkan korban jiwa. Pemukiman warga yang tergenang banjir juga tidak sampai rusak,” kata Ridwan.

“Ini banjir ini kiriman dari wilayah Kecamatan Wawo dan Desa Sari, Kecamatan Sape. Banjir juga diakibatkan oleh kebiasaan warga sekitar mengalihfungsikan hutan menjadi lahan pertanian,” jelasnya.

Selain itu, akibat meningkatnya curah hujan di wilayah Wawo dan Desa Sari serta meluapnya air Sungai Jangka Sape. (zar)