Massa HMI diterima sejumlah pejabat, termasuk Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Dompu Muhammad Iksan, SST. (asm/lakeynews.com)

 

DOMPU, Lakeynews.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Dompu, melakukan aksi unjukrasa di depan kantor Bupati, Selasa (21/1). Massa HMI mendesak Bupati agar mencopot Direktur Perusahaan Daerah (Perusda) dari jabatannya karena dinilai gagal.

“Kami minta Bupati Dompu Drs. H. Bambang M. Yasin agar mencopot Direktur Perusda,” ujar Koordinator Lapangan (Korlap) HMI Cabang Dompu Yusuf, saat menyampaikan orasinya di lokasi setempat.

Menurut Yusuf, keberadaan Perusda selama ini tidak mampu memberikan kontribusi untuk daerah. “Perusda bukan memberikan keutungan tapi malah menimbulkan kerugian,” ungkapnya.

Tidak hanya itu lanjut Yusuf, idealnya Perusda seharusnya menjadi salah satu sumber penerimaan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Dompu karena keberadaannya sebagai perwujudan dari Pemda dalam pembangunan ekonomi.

Namun sayangnya, hal itu tidak mampu dilakukan oleh Perusda dan itu terbukti, beberapa aset yang dimiliki seperti SPBU Manggelewa, Wisma Praja serta lainnya tidak mampu memberikan kontribusi atau peningkatan PAD.

“Padahal selama ini Perusda mengelola anggaran yang cukup besar dari Pemda Dompu,” jelasnya.

Berangkat dari hal ini, tambah Yusuf, HMI mendesak Bupati Dompu segera mengevaluasi dan mencopot Direktur Perusda yang dinilai gagal dalam mengelola Perusda.

Mendesak Direkrut Perusda agar memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan secara terbuka berkaitan dengan laporan pertanggungjawaban pengelolaan Perusda sejak tahun 2015 sampai 2019.

“Kami juga minta Inspektorat untuk memberikan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Perusda,” pintannya.

Massa HMI ini akhirnya diterima Asisten Administrasi Umum Setda Dompu Drs. H. Gaziamansyuri, M.Ap, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Muhammad Iksan, SST, Kabag Tatapem Setda Abdul Halik, BA dan beberapa pejabat lainnya.

Gaziamansyuri mengapresiasi semangat HMI Dompu dalam mengawal kinerja Pemda, khususnya Perusda. “Saya salut dengan semangat kawan-kawan HMI,” ujar Gaziamansyuri di hadapan massa aksi.

Terkait aspirasi dan tuntutan HMI, pihaknya dalam waktu dekat akan memanggil Direktur Perusda. Saat ini Direktur Perusda tidak ada di Dompu. “Yang bersangkutan sedang berada di Mataram dalam rangka tugas dinas. Intinya tetap akan kami panggil,” janji Gaziamansyuri.

Menurutnya, kalau memang Direktur Perusda seperti yang disuarakan massa HMI, tentu akan diproses sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku.

“Saya sepakat kalau memang Direktur Perusda harus dicopot, ya copot saja,” katannya.

Gaziamansyuri menegaskan, masalah ini akan segera ditindaklanjuti. “Seperti apa hasilnya nanti, kami akan kabarkan juga ke kawan-kawan HMI,” janjinya.

Pantauan Lakeynews.com, kelangsungan aksi unjuk rasa dilakukan HMI Dompu ini sempat memanas karena massa HMI memaksa masuk dan hendak menduduki kantor Bupati.

Namun saat itu, pintu gerbang kantor Bupati dalam keadaan sudah terkunci dan dijaga puluhan personel aparat Polres Dompu dan Polsek Kota Dompu yang dipimpin Kapolsek Kota Dompu IPDA Zuharis.

Suasana kembali kondusif, setelah perwakilan dari Pemda hadir dan menemui massa aksi. (asm)