Kepala SMPN 2 Dompu Abdul Basith, S.Pd, ketika ditemui Lakeynews.com di ruang kerjanya, Kamis (19/9). (zar/lakeynews.com)

Abdul Basith: Kami Harapkan Dukungan dari Semua Elemen

DOMPU, Lakeynews.com – Hari ini, Kamis (19/9), genap dua bulan Abdul Basith, S.Pd menjabat kepala SMPN 2 Dompu. Dia dimutasi pada 19 Juli 2019 lalu, menggantikan Efendi, S.Ag yang dipindah ke SMPN 1 Dompu.

Sebagai orang baru, saat ini Basith tengah melakukan evaluasi dan analisa tentang berbagai keunggulan dan kelemahan lembaga pendidikan yang dipimpinnya itu.

“Yang bagus kita pertahankan. Kalau ada kekurangan, itu yang kita penuhi dan perbaiki,” katanya pada Lakeynews.com di ruang kerjanya, siang tadi.

Salah satu yang sedang diupayakannya bersama keluarga besar SMPN 2 Dompu, menyukseskan sekolah ini sebagai Sekolah Model Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sesuai harapan.

Diketahui, SMPN 2 Dompu ditetapkan sebagai Sekolah Model SPMI pada Juli lalu. Selain SMPN 2 Dompu, juga SMPN 6 Dompu juga ditetapkan Sekolah Model SPMI.

“Untuk menunjang program SMPN 2 Dompu sebagai Sekolah Model SPMI ini, kita sudah melakukan sosialisasi di internal sekolah,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya membentuk Tim Penjaminan Mutu Pengembangan Sekolah (TPMPS) yang diketuai salah satu Wakasek, Neti Sulami, S.Pd. Kemudian, menyusun program kerja berdasarkan delapan standar Sekolah Model SPMI.

Visi dan misi SMPN 2 Dompu. (zar/lakeynews.com)

Delapan standar itu, sebut Basith; Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses, Standar Penilaian, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Pengelolaan, Standar Sarana dan Prasarana, dan Standar Pembiayaan.

“Saat ini sedang dilakukan evaluasi terhadap program-program kerja yang kita susun. Kita harapkan sekolah ini kedepan bukan saja sebagai tempat belajar, tapi juga sebagai tempat bermain dan hiburan yang menyenangkan bagi peserta didik,” paparnya.

Basith berharap semua pihak, baik di internal sekolah maupun eksternal, terutama berbagai elemen masyarakat agar mendukung penuh program-program yang dijalankan untuk kemajuan dan kebaikan sekolah ini.

“Mustahil program-program yang kita jalankan bisa sukses sesuai harapan jika tidak didukung maksimal oleh semua pihak. Karena itu, dukungan semua elemen sangat kita harapkan,” tandas pria 52 tahun itu dengan nada berharap. (zar)