
BIMA, Lakeynews.com – Muhammad Tahir, SH, tepat dinobatkan sebagai kepala desa (kades) “luar biasa”. Kades Sambori, Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima, NTB, ini kerap melakukan sesuatu yang mengagetkan dan spektakuler.
Setelah sukses mengangkat harkat dan martabat perekonomian rakyatnya dengan program (komoditi) bawang putih, maka, pada Hari Raya Idul Adha tahun ini dia membahagiakan hati penduduknya dengan mengorbankan dua ekor sapi.
Baca juga;
“Ini bagian dari wujud rasa syukur kita pada Allah SWT,” kata Tahir dengan suara pelan pada Lakeynews.com usai Shalat Id di Lapangan Sambori, pagi tadi (11/8).
Awalnya, suami Yeni Anggriani, S.Pd, ini sempat enggan mempublikasikan kegiatan ibadahnya itu. Dia khawatir, hal itu menimbulkan kesan riya.
Namun setelah dipermaklumkan, bahwa itu bisa menjadi contoh dan gugahan bagi insan lain yang juga berkemampuan untuk melakukan hal yang sama, akhirnya Tahir mahfum (maklum).

Menurutnya, sudah sewajarnya setiap hamba Allah yang mempunyai kemampuan untuk menyisihkan sebagian rezeki yang didapatnya. “Ya, kita berbagi agar bisa dirasakan dan dinikmati oleh sesama,” kata ayah dari lima anak (dua putra, tiga putri) itu.
Selain dua ekor dari Kades Tahir, juga ada tiga ekor sapi lainnya yang dikorban warga sambori. Masing-masing dari H. Abdullah sekeluarga, H. Ilyas sekeluarga dan Jaenab Muhsinin sekeluarga.
“Kemudian tiga ekor kambing, masing-masing dari satu ekor Fitri, Amirudin dan Arsyad Ompu Bima,” kata Sekdes Sambori Arsyad, S.Pd, ketika membacakan daftar jenis, jumlah dan para pengorban tersebut.
Dengan demikian, totalnya hewan qurban pada Hari Raya Idul Adha tahun ini, delapan ekor. Lima ekor sapi dan tiga ekor kambing.

“Jika kita bandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, jumlah dan besar hewan qurban tahun ini yang paling banyak,” kata Arsyad pada media ini, usai Shalat Id. (zar)
