Kader HMI Dompu Caca Handika, jatuh pingsan setelah saling dorong dengan aparat kepolisian, Senin (23/7/2018). (poris/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Puluhan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Dompu, Senin (23/7/2018) kembali beraksi di Mapolres Dompu. Aksi tersebut diwarnai saling dorong antara massa dengan sejumlah aparat kepolisian yang melakukan pengamanan. Dan, berujung pingsannya salah seorang anggota massa.

Para demonstran meminta bertemu Kapolres AKBP Erwin Suwondo, SIK, MIK, untuk mengklarifikasi dan menjelaskan perkembangan kasus pengeroyokan terhadap kader HMI, Arif Wahyudin, 21 tahun, yang diduga dilakukan beberapa oknum polisi di Jalan Lele, Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu, pekan lalu.

Namun, setelah sekitar dua jam lebih massa beraksi, Kapolres Dompu belum juga keluar untuk menemui. Para demonstran kemudian bersikeras untuk masuk paksa. Namun dihalau oleh sejumlah personel kepolisian.

Massa HMI Shalat Dzuhur berjamaah di jalan raya depan Mapolres Dompu, Senin (23/7/2018). (poris/lakeynews.com)

Karena itu, saling dorong antara massa dan kepolisian pun tidak terhindarkan. Akibatnya, salah satu anggota HMI, Caca Handika, 24 tahun, terjatuh di tanah dan terinjak hingga pingsan. Tak lama kemudian, korban dilarikan ke RSUD Dompu untuk mendapatkan perawatan.

Hingga berita ini ditulis, Kapolres Dompu belum menemui massa aksi. Karena waktu Dzuhur sudah tiba, massa melakukan shalat berjamaah di jalan raya depan Mapolres. (pis)