
Kerja Sama FPTI Dompu dan Cabang Dinas Dikpora Wilayah V NTB
DOMPU – Cabang Olahraga (Cabor) Panjat Tebing Kabupaten Dompu bekerja sama dengan Cabang Dinas Dikpora Wilayah V (Dompu) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses menyelenggarakan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).
Kegiatan tersebut berlangsung di Venue Panjat Tebing Gelanggang Olahraga (GOR) Kandai 2 Dompu pada Kamis, 10 Juni 2026.
O2SN untuk Olahraga Panjat Tebing ini, kali pertama diadakan di masing-masing kabupaten/kota se-Indonesia.
“Untuk di Kabupaten Dompu, O2SN diikuti oleh 15 pelajar SMA/SMK/MAN,” kata Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Dompu Dr. Muhdar pada Lakeynews, Kamis (11/6/2026).
Bagaimana hasilnya?
Kategori Putra, medali Emas disabet Abd. Gafar Putra dari MAN Dompu, Perak diraih Muh. Sang Revolusi dari SMAN 2 Dompu, dan Perunggu diraih Muh. Kianun dari SMAN 1 Kilo.
Sedangkan pada kategori putri, medali Emas diraih Tiwi Rosidah dari SMAN 1 Woja, dan Perak diperoleh Citra Lestari dari SMAN 1 Kilo.

Menurut Muhdar, para peraih emas akan mewakili Kabupaten Dompu pada laga yang sama di Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Yakni Abd. Gafar Putra (putra) dan Tiwi Rosidah (putri).
“Selanjutnya, peraih emas –baik putra maupun putri– pada O2SN Panjat Tebing tingkat provinsi akan diutus ke Tingkat Nasional,” jelas pria yang akrab disapa Ori Muhdar ini.
Mengapa pesertanya hanya 15 orang, sangat kurang jika dibandingkan Cabor lain?
“Benar. 15 peserta itu masih kurang memang jika dibandingkan dengan Cabor lain. Karena O2SN Panjat Tebing baru mulai diadakan tahun ini di tiap kabupaten dan kota,” jawab Muhdar.
Hal ini menurut dia, akan menjadi tugas Pengurus FPTI Kabupaten Dompu untuk melakukan sosialisasi tentang O2SN Panjat Tebing ke sekolah-sekolah. Mulai dari jenjang sekolah dasar hingga menengah atas.
“Kami akan mendorong sekolah-sekolah di Kabupaten Dompu agar memfasilitasi siswanya mengikuti latihan, dan menjadi atlet panjat tebing,” janjinya.
Dikemukakan Muhadar, saat ini panjat tebing bukan lagi sekadar olahraga hobi. Tapi sudah menjadi olahraga prestasi yang dipertandingkan dari level kabupaten/kota, provinsi, nasional hingga internasional.
“Ya, dipertandingkan hingga lever internasional, seperti olimpiade dan kejuaraan dunia,” paparnya. Penjelasan itu juga disampaikan Ori Muhdar kepada para atlet saat menyerahkan piala dan medali O2SN. (A2)
