
Sempat Sampaikan Pemaparan, juga Berkelakar dengan Panitia Karnaval Budaya
DOMPU – Setiap yang bernyawa pasti akan mati. Yang tidak pasti adalah kapan datangnya, di mana tempatnya, dan bagaimana bentuk kematiannya.
Seperti kejadian Kamis (2/4/2026) menjelang siang tadi. Kematian itu tiba-tiba mendatangi dan menjemput salah seorang pejabat struktural Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Dompu Arif Rahman.
Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data itu meninggal dunia. Tak lama usai menyampaikan pemaparan pada Sidang Pleno Rekapitulasi Hasil Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan I Tahun 2026 di Aula KPU Kabupaten Dompu.
Rapat pleno itu dibuka dan dipimpin Ketua KPU Dompu Arif Rahman (nama yang sama dengan almarhum). Diikuti unsur Polres, Kodim 1614, Bawaslu, Dinas Dukcapil, dan Bakesbangpol.
Dinas Dukcapil diwakili (salah seorang diantaranya) almarhum Arif Rahman.
Diketahui, Kabid PIAK dan Pemanfaatan Data merupakan pejabat struktural Eselon III yang memimpin bidang teknis IT dan data di Dinas Dukcapil. Tugas utamanya, antara lain, mengelola Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), memelihara database kependudukan, kerja sama pemanfaatan data, dan inovasi pelayanan.

Dalam rapat tersebut, ketua KPU mempersilahkan para peserta rapat untuk berbicara, menyampaikan pemaparan, pandangan dan masukan.
Almarhum Arif diberi kesempatan berbicara terlebih dulu (pertama). “Setelah beliau (almarhum), perwakilan TNI (Kodim 1614/Dompu), dan Bakesbangpol,” kata Ketua KPU Arif Rahman pada Lakeynews, Kamis siang.
Setelah semua perwakilan lembaga terkait berbicara, ketua KPU mempersilakan pihak Bawaslu menanggapi. Baru saja Komisioner Bawaslu Wahyudin yang akrab disapa Om Cun bicara, almarhum Arif ambruk.
“Beliau tiba-tiba pingsan di tempat duduknya,” cerita ketua KPU. Hal tersebut praktis membuat KPU dan peserta rapat panik.
Almarhum langsung dilarikan ke RSUD Dompu, kebetulan tempat tidak telalu jauh dari kantor KPU. “Rupanya, Tuhan Yang Maha Kuasa berkehendak lain. Beliau meninggal dunia di rumah sakit,” ujar Arif.
Atas nama pribadi dan keluarga besar KPU Kabupaten Dompu, Arif Rahman mengucapkan turut berdukacita cita atas wafatnya almarhum Arif Rahman. “Kami turut berduka dengan kepergian beliau,” tegasnya.
Informasi yang diperoleh media ini. Almarhum Arif telah dibawa ke rumah duka, di Desa Kareke, Kecamatan Dompu.
Rencananya, akan dikebumikan di pemakaman umum Desa Kareke. Namun, hingga berita ini disusun, belum diperoleh kepastian kapan almarhum dimakamkan.

Sempat Bersenda Gurau dengan Panitia Karnaval Budaya HUT Dompu
Sehari sebelumnya, Rabu (1/4/2026), almarhum sempat mengikuti Karnaval Budaya HUT ke-211 Kabupaten Dompu.
Almarhum masuk arena pelepasan (start) karnaval, Lapangan Karijawa Dompu, bersama Kadis Dukcapil Abdul Najib.
“Beliau saat itu sangat sehat. Tidak ada tanda-tanda atau sedang sakit,” kata unsur Panitia Karnaval Budaya Dedi Asyik pada Lakeynews, siang ini.
Bahkan lanjut Dedi yang juga Pamong Budaya pada Dinas Budpar Kabupaten Dompu ini, almarhum sempat berkelakar dengan pihaknya.
“Di lapangan kemarin, almarhum sempat bersenda gurau dengan saya dan rekan-rekan panitia,” tutur Dedi sembari mengaku, almarhum merupakan orang baik. (A2)
