
DOMPU – Dewan Pers (DP) memberikan penataran tentang literasi media di Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kegiatan itu digelar di Laberka Cafe & Resto Dompu, Jumat (14/11/2025), dan diikuti puluhan peserta (perwakilan berbagai media). Kolaborasi resmi antara DP dan PT. Sumbawa Timur Mining (STM), dengan mengusung Program Literasi Media: Pers Profesional sebagai Katalisator Pembangunan Daerah.
Hadir dua narasumber dari Dewan Pers. Ketua Komisi Kemitraan, Hubungan Antarlembaga, dan Infrastruktur Dr. Rosarita Niken Widiastuti, serta Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Abdul Manan.
Sedangkan PT STM diwakili Corporate Communications Adam Rahadian, dan Soeseno Hendro Saputra, serta beberapa staf lainnya. Informasinya, Soeseno menjadi pengganti Adam mulai pertengahan November ini.
Sementara Pemerintah Kabupaten Dompu diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Yani Hartono, sekaligus membuka kegiatan itu.
Sekadar diketahui, profesionalisme sebagian pegiat pers di Kabupaten Dompu dinilai sedang di titik nadir. Hal ini menggugah perhatian. Tidak hanya organisasi wartawan dan media pers, tapi juga elemen yang menjadi Mitra dan kerap bersentuhan dengan pemberitaan.
Salah satu komponen tersebut, PT. STM, perusahaan tambang pemegang Kontrak Karya Generasi ke-7 yang masih melakukan eksplorasi tembaga di Proyek Hu’u – Dompu.

Pers Profesional Diyakini Jadi Katalisator Pembangunan Daerah
PT STM meyakini pers yang profesional dan bertanggung jawab memiliki peran penting sebagai katalisator pembangunan daerah.
“Melalui penyediaan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya, insan pers berkontribusi langsung dalam mendorong kemajuan sosial dan pembangunan yang berkelanjutan,” kata Adam Rahadian dalam sambutannya.
Kolaborasi STM dengan Dewan Pers dalam program literasi media ini, lanjutnya, merupakan langkah nyata untuk memperkuat kapasitas jurnalis daerah. Khususnya dalam menjaga kualitas karya jurnalistik dan menerapkan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) secara konsisten.
“Terlebih di tengah tantangan era digital saat ini, kemampuan untuk menjaga akurasi dan integritas pemberitaan menjadi semakin krusial,” papar Adam mewakili Principal Communication Analyst PT. STM Cindy Elza.
Bagi STM, kegiatan ini menjadi bagian dari praktik pertambangan yang baik (good mining practices). Praktik dimaksud mencakup keterbukaan informasi serta hubungan yang konstruktif dengan media, pemerintah, dan masyarakat.
“Kami percaya, komunikasi yang terbuka dan kolaboratif dapat memperkuat ekosistem informasi di daerah dan mempercepat pembangunan yang inklusif,” ujar Adam optimis.
“Kami berterima kasih kepada Dewan Pers atas kerja samanya, dan partisipasi seluruh peserta. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi pengembangan pers di Kabupaten Dompu dan Bima, serta terjalin erat kolaborasi yang berkelanjutan,” harapnya menambahkan.
Peserta dapat Sertifikat
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.30 Wita tersebut diisi tanya-jawab. Sejumlah perwakilan peserta melontarkan berbagai pertanyaan dan dijawab tuntas narasumber, usai menyampaikan materi.
Dirangkaikan dengan penyerahan cinderamata dari PT STM kepada Kadiskominfo Dompu Yani Hartono, Ketua Komisi Kemitraan, Hubungan Antarlembaga, dan Infrastruktur DP Dr. Rosarita Niken Widiastuti, serta Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan DP Abdul Manan.
Menariknya, panitia melanjutkan dengan pembagian sejumlah hadiah hiburan menarik bagi peserta. Doorprize tersebut diundi.
Setelah sesi foto bersama, acara diakhiri dengan pembagian Sertifikat Dewan Pers dan bingkisan menarik dari STM kepada peserta, dan santap siang bersama. (tim)

One thought on “STM Gandeng Dewan Pers Tatar Profesionalisme Media di Dompu”