Ketum KONI Dompu Asrullah (tengah) bersama Ketum KONI NTB H. Mori Hanafi dan Bupati Dompu Bambang Firdaus, usai Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus KONI Kabupaten Dompu Masa Bakti 2025-2029, di Paruga Samakai, Senin (28/7/2025). (tim/lakeynews)

 

Menanti Kinerja KONI Dompu 2025-2029

 

Maju-mundur, meningkat atau terpuruknya prestasi olahraga Kabupaten Dompu lima tahun kedepan, salah satunya, tergantung pada kinerja Asrullah dkk. Nakhoda baru KONI Bumi Nggahi Rawi Pahu ini menjadi penentu wajah Bupati Bambang Firdaus dan Wakil Bupati Syirajuddin (BBF-DJ) mendongak atau justru menunduk.

 

CATATAN: Sarwon Al Khan, Dompu

 

PENGURUS Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Dompu Masa Bakti 2025-2029 telah dikukuhkan dan dilantik oleh Ketua Umum KONI Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) H. Mori Hanafi.

Asrullah (Ketua Umum), Abdullah (Sekretaris Umum), Seto Prasetyo (Bendahara Umum), dan para pengurus lainnya dilantik di Paruga Samakai Dompu, Senin (28/7/2025).

Hadir dalam acara tersebut Bupati dan Wakil Bupati, Ketua DPRD Muttakun, unsur Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Kurnia Ramadhan dan sejumlah anggota, serta Sekda Gatot Gunawan PP.

Pemasangan Pin KONI, penandatanganan berita acara pengukuhan dan pelantikan, serta penyerahan pataka KONI dari Ketum KONI NTB kepada Ketum KONI Dompu. (kolase/lakeynews)

Hadir juga sejumlah pejabat eselon II dan III, termasuk beberapa camat, perwakilan PT. Sumbawa Timur Mining (STM), organisasi guru; DPD PGRI dan PD IGI Dompu, organisasi media; DPD MIO Indonesia Dompu, pengurus Cabor, dan ratusan undangan lainnya.

Sekadar pengingat, berdasarkan catatan Lakeynews, bahwa pada Pekan Olahraga Provinsi Nusa Tenggara Barat (Porprov NTB) 2023, Kabupaten Dompu berhasil merebut posisi kedua.

Kontingen Dompu –di mana KONI diketuai H. Kader Jaelani (AKJ) yang juga Bupati saat itu– memboyong 160 medali. Terdiri dari 43 emas, 53 perak, dan 64 perunggu.

Posisi pertama, ditempati Kota Mataram dengan meraih 337 medali (152 emas, 102 perak, dan 84 perunggu). Sedangkan di posisi ketiga, Lombok Timur dengan 159 medali (41 emas, 51 perak, dan 67 perunggu).

Selengkapnya lihat tabel di bawah ini:

Sumber: Bidang Pertandingan Porprov NTB 2023. (ist/lakeynews)

Raihan pada Porprov 2023 itu, naik satu tingkat dari perolehan pada Porprov 2018. Saat itu, di mana KONI Dompu diketuai Putra Taufan, menduduki peringkat ketiga. Dengan perolehan 114 medali (37 emas, 28 perak, dan 49 perunggu).

Sedangkan di posisi pertama Kota Mataram, dengan total 249 medali, dan posisi kedua Kabupaten Sumbawa dengan total 146 medali.

Selengkapnya lihat tabel di bawah ini:

Sumber: Bidang Pertandingan Porprov NTB 2018. (ist/lakeynews)

Mampukah Dompu Lampaui Prestasi di Porprov NTB 2023?

Bagaimana dengan Porprov NTB 2025? Mampukah KONI Dompu yang kini dinakhodai Asrullah mendongkrak prestasi Kabupaten Dompu naik ke posisi pertama, menyingkirkan Kota Mataram? Atau, setidaknya, bertahan di posisi kedua.

Sesuai data raihan pada Porprov 2023 di atas, Ketum KONI NTB H. Mori Hanafi berharap Dompu bisa mempertahankan prestasi tersebut.

Dia juga mengingatkan, agar Dompu mewaspadai Lombok Timur (Lotim). Sebab, raihan medali emas Dompu hanya beda satu dengan Lotim.

“Kita berharap, Dompu bisa naik meraih Juara Satu pada Porprov 2025 ini. Paling tidak, pertahankan prestasi yang diraih sebelumnya,” kata Mori saat memberikan sambutan usai melantik Pengurus KONI Dompu 2025-2029.

Bupati BBF juga mengapresiasi capaian Dompu pada Porprov 2023. Menjadi runner-up dari 10 kabupaten dan kota se-NTB merupakan prestasi luar biasa.

“Meskipun sarana dan prasarana kita sangat terbatas, bahkan sangat kurang, dan jauh dari kata cukup, kita mampu menjadi runner-up,” puji BBF, juga dalam sambutannya.

Pengurus KONI Dompu Masa Bakti 2025-2029 pose bersama Ketum KONI NTB, Bupati dan Wabup Dompu, Ketua dan Wakil Ketua DPRD, serta unsur Forkopimda Dompu. (kolase/lakeynews)

Namun demikian dia menegaskan, prestasi tersebut tidak lantas membuat elemen olahraga Dompu merasa puas. “Kita tidak boleh cepat puas dengan posisi runner-up. Kita bisa merebut posisi nomor satu,” tegasnya.

Untuk mewujudkan semangat itu menjadi kenyataan, BBF meminta Asrullah dkk, jajaran pengurus KONI Dompu yang baru dilantik, agar bersama-sama semua cabang olahraga segera melakukan persiapan.

“Segera persiapkan, menyusun sistem kerja, merancang program kerja, siapkan semuanya dengan matang,” imbuhnya.

Menurut BBF, juara adalah hasil akhirnya. Tetapi yang jauh lebih penting, itu wujud dari persiapan yang matang.

“Juara tidak datang dengan sendiri, namun melalui perjuangan keras dan persiapan yang matang,” tegasnya.

Asrullah ketika menyampaikan sambutan sesaat usai dilantik mengucapkan terima kasih atas kepercayaan warga olahraga pada dirinya sebagai Ketua Umum KONI Dompu.

Tugas, tanggung jawab dan PR yang diembankan di pundaknya bersama pengurus sekarang sungguh berat. Sehingga Asrul (salah satu sapaan akrab Asrullah) mengharapkan peran dan dukungan dari semua pihak.

Di antara tugas, tanggung jawab dan PR berat dimaksud Asrul adalah Porprov NTB 2025. Sebentar lagi kejuaraan tersebut akan digelar.

Kendati pekerjaan itu berat, Asrul bersama para pengurus KONI bertekad dan berkomitmen untuk mengharumkan nama Dompu di kancah kejuaraan olahraga tingkat provinsi tersebut.

“Di Porprov NTB nanti, kami harus meningkatkan prestasi, minimal mempertahankan posisi kedua yang diraih sebelumnya,” janji Asrul. (*)