Kepala Disbudpar Kabupaten Dompu Abdul Muis (kiri) bersama Sekdis Kominfo Dwi Erza Zily Surya Darma di arena venu utama Festival Lakey 2025. (foto ist/lakeynews)

 

Gempita Festival Lakey 2025

 

DOMPU – Festival Lakey 2025 yang mengusung tema “Inspiring Of Lakey” dimulai hari ini, tanggal 12 hingga 20 Juli. Puncak gempitanya pada 19 Juli, dengan digelarnya Tarian Adat “Ou Balumba” di pinggir Pantai Lakey, venu utama festival.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Dompu Abdul Muis, mengungkapkan, pihaknya akan memburu Rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia).

Untuk memecahkan Rekor MURI, Pemkab Dompu melalui Dinas Budpar (panitia) menargetkan belasan ribu peserta.

“Kita targetkan kurang-lebih 15 ribu peserta dari berbagai unsur, baik perangkat daerah maupun dari masyarakat,” kata Pak Daeng, sapaan Abdul Muis di sela-sela persiapan tempat festival, Jumat (11/7/2025) sore.

Baca juga:

Ketua DPRD Dompu Ajak Seluruh Elemen Sukseskan Festival Lakey dengan Sapta Pesona

Besok, Festival Lakey 2025 Dimulai; Tanpa Seremonial Pembukaan, Langsung Kegiatan

Menampung peserta tari yang begitu banyak, panitia melakukan persiapan semaksimal mungkin di arena. “Kita telah membersihkan lokasi kegiatan sepanjang 750 meter. Di tepi Pantai Lakey,” jelas Pak Daeng.

Selain Tarian Ou Balumba, kegiatan lain sebagai rangkaian Festival Lakey adalah Lakey Fun Run, Lakey Skateboard Turnamen, Lakey Voli Turnamen, Lomba Perahu Mini, Kompetisi Surfing, Kuliner Khas Lakey, Lakey 10K dan lainnya.

“Aspek keamanan juga menjadi prioritas utama. Izin keamanan dari Mabes Polri yang sudah keluar,” papar Pak Daeng seraya berharap Festival Lakey 2025 berjalan lancar, sukses dan meriah.

 

Persiapan secara Umum

Secara umum, persiapan untuk Festival Lakey menunjukkan kemajuan pesat. Venue utama acara kini telah mencapai 50 persen. Selanjutnya, fokus dengan pemasangan peralatan dan penataan panggung.

“Insya Allah, dalam satu-dua hari kedepan seluruh persiapan venue akan selesai 100 persen,” papar Pak Daeng didampingi Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Dompu Dwi Erza Zily Surya Darma (ZSD).

Mendukung kelancaran festival, pasokan listrik 130 KVA telah terpasang di lokasi. Fasilitas internet juga akan diperkuat dengan adanya penguat sinyal (combat) dari salah satu provider.

“Ini untuk memastikan konektivitas yang optimal bagi seluruh peserta dan pengunjung festival,” urai Pak Daeng.

Kepada seluruh perangkat daerah Kabupaten Dompu, Pak Daeng mengimbau agar menyiapkan fasilitas sanitasi dan peralatan secara mandiri. Ini untuk menjaga lingkungan di lokasi festival tetap bersih. (tim)