
DOMPU – Bulog tidak boleh main-main dan angin-anginan lagi dalam melakukan penyerapan jagung petani di Kabupaten Dompu yang saat ini harganya sangat merosot.
DPRD setempat menegaskan, akan terus memonitor penyerapan jagung oleh Bulog. Menyusul adanya perintah lisan Menteri Pertanian (Mentan) Dr. Andi Amran Sulaiman kepada Bulog saat Panen Raya Jagung, Senin (21/4/2025).
“Setelah adanya perintah dari Mentan, maka dalam seminggu kedepan, mulai tanggal 22 hingga 28 April ini, kami akan terus memonitor penyerapan jagung petani oleh Bulog,” kata Ketua DPRD Kabupaten Dompu Muttakun, Selasa (22/4/2025).
Baca juga: Harga Jagung Merosot, Mentan Semprot Bulog: Nasib Kita Ada di Petani
Jika dalam seminggu ini tidak ada penyerapan yang dilakukan Bulog, lanjut Muttakun, hal ini menjadi indikasi bahwa Bulog tidak lagi mampu melaksanakan tugasnya dalam menyerap jagung petani Dompu.
Mencermati kondisi yang tidak lagi normal ini, selanjutnya DPRD akan mendesak Gudang dan Bulog segera melakukan kerja sama untuk melakukan penyerapan jagung petani dengan harga sesuai HPP (Harga Pembelian Pemerintah).
“Atau, setidak-tidaknya kita harapkan harga pembelian jagung petani tidak terlalu jauh di bawah HPP,” tandasnya.
Jika berdasarkan hasil evaluasi selama seminggu kedepan belum juga bisa dilakukan oleh Bulog, Muttakun menegaskan, DPRD akan panggil Bulog dan Gudang. (ayi)
