
DOMPU – Bupati Dompu Bambang Firdaus (BBF) menegaskan komitmennya untuk tetap melestarikan salah satu Warisan Budaya tak Benda (WBtB) Muna Pa’a.
Penegasan tersebut disampaikan BBF ketika dikonfirmasi oleh Ketua DPRD Kabupaten Dompu Muttakun di sela-sela Safari Ramadan terakhir, di Desa Serakapi, Kecamatan Woja, Selasa (18/3/2025) malam.
“Beliau (Bupati BBF, red) tetap menghargai dan melestarikan kerajinan Muna Pa’a,” kata Muttakun pada Lakeynews.com.

Hal senada juga diunggah Muttakun di WAG Lakeynews dan akun Facebook-nya, sesaat sebelumnya.
Bahkan, menariknya dan tidak banyak yang tahu, lanjut Muttakun, bahwa BBF sesungguhnya telah memesan untuk dijahitkan baju Muna Pa’a-nya ke salah satu tempat jahit ternama.
“Ketika saya konfirmasi, beliau juga menyampaikan, sudah menjahit baju (Muna Pa’a) yang sewaktu-waktu akan dipakai dan digunakannya, termasuk pada hari-hari besar keagamaan,” beber Muttakun.

Ini senada dengan informasi yang dihimpun Lakeynews.com. Menurut sebuah sumber, Bupati BBF telah memesan dan mengukur empat setel baju berbahan dasar kain Muna Pa’a.
Baca juga:
* Soal Muna Pa’a ASN, Pemkab Dompu Pakai Permendagri, segera Revisi Perbup
* Bupati dan Wabup Dompu Diharapkan Pakai Muna Pa’a
* Dompu Maju dan Masa Depan Wastra Muna Pa’a
* Kembangkan Muna Pa’a, Pjs Bupati Dompu Studi Komparasi ke Palembang
Dari empat baju dimaksud, dua setel diantaranya PDH, satu Jasket (jas-jaket), dan satu lagi PDH Mix Muna Pa’a. “Sudah hampir rampung semua jahitannya,” kata sumber itu pada media ini. (won)
