
DOMPU – Wireless Wifi Taman Kota Dompu hilang, Kamis (6/2/2025). Diperkirakan, kehilangan itu terjadi di atas pukul 03.00 Wita.
Kasus kehilangan Wireless Wifi taman sebelah selatan Kantor Bupati Dompu itu adalah kali kedua. Sebelumnya, juga terjadi hal yang sama. Sampai saat ini belum diketahui pelakunya.
Beberapa pedang dan dan pengunjung taman kota yang ditemui Lakeynews.com mengaku, pukul 02.00 Wita mereka rata-rata meninggalkan taman.
Namun ada beberapa anak muda mengaku, sekitar pukul 03.00 Wita masih begadang dan bermain internet.

Mereka baru beranjak meninggalkant empat itu, setelah datang salah seorang warga yang terindikasi ODGJ. Warga itu dikabarkan sudah terbiasa berada di taman kota.
“Kami takut melihat dia (ODGJ, red) datang. Tidak lama, langsung bubar. Saat kami pulang, Wireless Wifi masih ada,” cerita seorang pemuda pada media ini.
Hal senada disampaikan Ramlin, pedagang kopi di pojok selatan bagian barat Taman Kota.
“Saya pulang tadi malam sekitar jam 02.00-an. Saat itu, masih ada Wireless Wifi,” ungkap Owner Steken Coffee yang akrab disapa Steken ini.
Demikian juga Intan. Wanita penjual pisang goreng, makanan dan minuman ringan ini mengaku baru tahu kehilangan Wireless Wifi pada Kamis pagi, ketika baru tiba di taman tersebut.
“Pas kami datang, Wireless Wifi sudah tidak ada di tempatnya. Hanya kabel yang menggantung,” ujar Intan.
Pantauan media ini, pengunjung yang nongkrong di dekat tempat Wifi tidak seramai sebelumnya. Bahkan, saat jarum jam baru menunjuk pukul 12.40 Wita, sudah sepi.
Dikonfirmasi masalah ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Dompu Jufri M. Saleh mengatakan, sudah menghubungi pihak Telkom.
Pegawai Telkom menyarankan DLH agar membuat laporan resmi, surat secara tertulis. Itu baru bisa Telkom ganti Wireless Wifi Taman Kota.
“Insya Allah besok (Jumat, 7/2/2025) kami akan buat surat itu,” janji Jufri.
Ditanya kerugian daerah, Jufri menegaskan, tidak ada. Aset yang hilang itu milik Telkom. “Sehingga tidak ada kerugian bagi pemerintah daerah,” paparnya. (ayi)
