Warga Dusun Pancasila II, Desa Tambora, Kecamatan Pekat, Tasrin Yusuf (di boncengan), akhirnya ditemukan selamat setelah tiga hari menghilang di Gunung Tambora. (ist/lakeynews.com)

DOMPU – Setelah tiga hari menghilang di Gunung Tambora, Tasrin Yusuf (70), warga Dusun Pancasila II, Desa Tambora, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.

Pria yang mengandalkan hidup dengan bertani itu ditemukan Polsek Pekat yang bersama masyarakat Desa Tambora, Sabtu (25/1/2025) sekitar pukul 11.15 Wita.

Tasrin dilaporkan hilang pada Rabu (22/1/2025) lalu. Tasrin terakhir kali terlihat bekerja di lahan pertanian jagung miliknya. Setelah itu tidak kembali ke rumah.

Keluarga dan warga setempat langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pekat. Sejak saat itu, polisi bersama warga melakukan pencarian.

Kapolres Dompu melalui Kapolsek Pekat IPTU Rahmadun Siswadi, Tim Polsek bersama warga fokus mencari pada jalur pendakian Gunung Tambora, KM 19. Tempat di mana barang milik korban ditemukan. Seperti rantang nasi dan botol minuman.

Kini Tasrin Yusuf sudah berkumpul kembali dengan keluarganya di Dusun Pancasila II, Desa Tambora. (ist/lakeynews.com)

“Kami terus mencari. Hari ketiga pencarian, akhirnya Tasrin ditemukan di KM 25 jalur pendakian dalam kondisi selamat dan sehat,” urai Rahmadun.

Diakuinya, proses pencarian tidak mudah. Namun, berkat semangat gotong-royong warga dan kerja keras Tim Polsek, Tasrin berhasil dievakuasi pada pukul 12.00 Wita.

“Tasrin berhasil kita bawa kembali ke rumahnya di Dusun Pancasila II, Desa Tambora,” tutur Kapolsek sebagaimana dikutip Kasi Humas Polres Dompu AKP Zuharis.

Pihak keluarga Tarsrin mengucapkan terima kasih kepada Polsek Pekat dan masyarakat yang telah bekerja keras melakukan pencarian hingga Tasrin ditemukan.

Menanggapi itu, Kapolsek mengatakan, polisi tidak hanya terbatas pada penegakan hukum. Lebih dari itu, juga memberikan perhatian penuh ketika masyarakat menghadapi situasi darurat seperti ini.

“Kami tidak peduli sesulit apapun kondisi yang dihadapi. Kami tetap akan berupaya hadir saat masyarakat membutuhkan pelayanan, pengayoman dan perlindungan,” tandasnya. (ayi)