
DOMPU – Seremonial Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tingkat Kabupaten Dompu di Lapangan Beringin, Selasa (17/12/2024), berlangsung khidmat.
Wakil Bupati (Wabup) Dompu H. Syahrul Parsan, bertindak sebagai Inspektur Upacara. AKP Sudirman sebagai Perwira Upacara, IPTU Agustamin sebagai Komandan Upacara. Sekretaris Daerah Dompu Gatot Gunawan P. Putra membacakan sejarah singkat Provinsi NTB.
Sedangkan Pembaca Undang-Undang Dasar 1945 adalah Ketua Sementara DPRD Dompu H. Andi Bachtiar Jufri, Kepala Kantor Kemenag Dompu H. Syamsul H.Ilyas membacakan doa, Pengibar Bendera Merah Putih yakni Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Dompu, dan petugas iringan musik adalah Korps Musik Pemerintah Kabupaten Dompu.
HUT NTB kali ini mengusung tema “Mewujudkan NTB HEBAT Menuju Indonesia Emas 2025”. Kata HEBAT merupakan akronim dari Harmonis, Efektif dan Efesien, Berkelanjutan Akuntabilitas, dan Transparan.
Pada kesempatan itu, Wabup Syahrul Parsan menyampaikan ucapan selamat kepada Pasangan Calon (Paslon) Gubernur/Wakil Gubernur terpilih, Paslon Bupati/Wakil Bupati terpilih, dan Paslon Wali Kota/Wakil Wali Kota terpilih.
“Selamat kepada pasangan yang telah memperoleh kepercayaan masyarakat untuk memimpin (daerah masing-masing) di periode mendatang,” ucap Syahrul saat membacakan sambutan Pj Gubernur NTB Dr. Hassanudin.
Wabup mengingatkan, suksesi Pilkada 2024 telah usai. Berikut prosesnya sudah dilalui.
Diketahui, pada Pilkada Dompu tahun ini, bertarung dua Paslon. Salah satu Paslon adalah incumbent, H. Kader Jaelani dan H. Syahrul Parsan (AKJ-Syah). Sedangkan satu Paslon lagi, “penantang” sekaligus peraih suara terbanyak adalah Bambang Firdaus dan Syirajuddin (BBF-DJ).
Meski berdasarkan pleno penetapan hasil rekapitulasi perolehan suara Pilkada 2024 oleh KPU Kabupaten Dompu pada 2 Desember laku, pasangan BBF-DJ unggul dari AKJ-Syah, Syahrul tampaknya sudah bisa move on dari persoalan Pilkada.
Dia mengajak masyarakat Dompu khususnya dan NTB umumnya untuk membangun, merekat dan merajut kembali hubungan antarsesama.
“Mari kita rajut kembali tali persaudaraan, persatuan dan kesatuan di antara sesama. Seribu teman terasa masih kurang, satu musuh terasa sudah berlebihan,” imbuhnya.

Capaian Sepanjang 2024
66 tahun perjalanan NTB, kata Syahrul saat membacakan sambutan Pj Gubernur, kisah tentang kerja keras, ketekunan, dan semangat gotong royong, sejak awal berdirinya, provinsi ini telah menghadapi berbagai tantangan. Mulai dari keterbatasan infrastruktur, ketimpangan ekonomi, hinggga, dinamika sosial yang kompleks.
Kini, NTB selain dikenal sebagai provinsi dengan keindahan alam yang menakjubkan, juga sebagai pusat kegiatan internasional.
Berbagai perhelatan Tingkat Nasional dan Internasional telah menjadi ikon kebangkitan NTB. Event-event ini tidak hanya membawa NTB ke panggung dunia, juga menjadi lokomotif ekonomi yang menggerakan berbagai sektor, mulai dari pariwisata hingga UMKM.
Sepanjang tahun 2024, NTB juga telah mencatat berbagai capaian yang patut dibanggakan. Antara lain;
Inflasi. Pemprov NTB, ungkapnya, meraih Penghargaan TPID AWARD 2024. Penghargaan untuk kategori TPID Provinsi berkinerja terbaik itu diserahkan Presiden Joko Widodo.
Kemiskinan. Pada Maret 2024, tingkat kemiskinan di NTB tercatat sebesar 12,91 persen dengan jumlah penduduk miskin mencapai 709.01 ribu orang. Angka ini menunjukan perurunan signifikan, mencapai 42,22 ribu orang dibandingkan Maret 2023.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). NTB terus mencatatkan kemajuan pesat di sektor ketenagakerjaan dengan sejumlah Program Inovatif. Salah satunya, Pepadu Plus. Sehingga tingkat lengangguran terbuka di NTB turun menjadi 2,73 persen pada Agustus 2024 mengalami penurunan 0,07 persen dibandingkan dengan Agustus 2023.
Stunting. Angka stunting di NTB berhasil turun signifikan dari 32,7 persen menjadi 24,6 persen dengan penurunan sebesar 8,1 persen. Ini merupakan penurunan tertinggi se-Indonesia dan diapresiasi langsung oleh Wapres RI dalam Rakornas Kepala Daerah Se-Indonesia pada 7 November 2024, di Sentul Bogor.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pada tahun 2024,IPM NTB tercatat 73,10 meningkat 0,73 poin atau 1,01 persen dibanding tahun sebelumnya. Seluruh dimensi pembentuk IPM mengalami peningkatan, khususnya standar hidup layak dan pengetahuan.
Pelayanan Publik. Pemerintah Provinsi NTB terus berinovasi sistem berbasis digital yang kini diterapkan di banyak sektor. Bahkan telah memudahkan masyarakat untuk mengakses berbagai layanan.
“Langkah ini merupakan wujud dari komitmen kita untuk menghadirkan pemerintahan yang efektif, efesien dan responsif,” ujarnya.
Olahraga. Atlet-atlet NTB mencatatkan Prestasi Gemilang di pekan olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh dan Sumut, dengan Perolehan 16 Medali Emas ,17 Perak dan 21 Perunggu. “Kita berhasil menduduki peringkat ke 14 dari 39 provinsi di Indonesia,” ungkapnya. (ayi/adv)
