Sekretaris DPD PAN yang juga anggota DPRD Kabupaten Bima Rafidin H. Baharudin. (won/lakeynews.com)

Galang Semua Parpol dan Rangkul Berbagai Elemen untuk Bangun Bima

BIMA – Sekretaris DPD Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga anggota DPRD Kabupaten Bima Rafidin H. Baharudin akan mengawal serius pemerintahan baru (setelah dilantik nantinya), Bupati dan Wakil Bupati terpilih Periode 2024-2029, Ady Mahyudi dan dr. H. Irfan (Ady-Irfan).

“Sebagai sekretaris partai dan anggota DPRD, saya akan mengawal kepemimpinan Ady-Irfan dari pelantikan hingga akhir masa jabatan keduanya,” kata Rafidin pada Lakeynews.com usai olahraga ringan di Taman Amahami Kota Bima, Minggu (15/12/2024) pagi.

Meski demikian, pria yang berlatar belakang wartawan ini mengingatkan secara dini Ady-Irfan terhadap beberapa hal. Salah satunya, agar pasangan yang berjargon perubahan ini fokus membangun Kabupaten Bima lima tahun kedepan.

“Fokus saja menjalankan pemerintahan dan membangun daerah. Jangan saling sikut di tengah jalan. Jangan saling menjatuhkan,” tegasnya.

Bupati dan Wakil Bupati Bima terpilih Periode 2024-2029, Ady Mahyudi dan dr. H. Irfan (Ady-Irfan). (ist/lakeynews.com)

Yang tidak kalah pentingnya, Ady-Irfan diingatkan agar tidak terlena oleh bisikan “orang-orang dekatnya”. Hati-hati terhadap bisikan pihak-pihak dan kelompok-kelompok tertentu.

“Secara khusus saya pesan dan minta Pak Ady dan Pak Irfan. Jangan sampai terhasut oleh bisikan-bisikan yang dikhawatirkan dapat mengganggu hubungan baik Bupati-Wakil Bupati, mengacaukan pelaksanaan roda pemerintahan,” tegas pria kelahiran Desa Sampungu, Kecamatan Soromandi – Bima ini.

Pada Pilkada Kabupaten Bima 27 November 2024, pasangan Ady-Irfan diusul dan diusung PAN dan PKS, serta beberapa parpol non parlemen.

Sedangkan mayoritas parpol peserta Pemilu 2024 yang memiliki kursi di DPRD Kabupaten Bima, mendukung pasangan Muhammad Putera Ferryandi dan Hj. Rostiati (Yandi-Ros).

Sebagai Sekretaris PAN Kabupaten Bima, Rafidin berjanji menggalang seluruh kekuatan partainya, agar tetap menyatu dengan PKS dan parpol-parpol pengusung. Mengamankan seluruh kebijakan pemerintahan Ady-Irfan dalam membangun dan memajukan daerah di semua bidang kehidupan.

Bukan itu saja, lanjut Rafidin, semua parpol pengusung Yandi-Ros, semua elemen masyarakat juga akan dirangkul untuk bersama-sama membangun Kabupaten Bima.

“Pilkada sudah berakhir. Hiruk-pikuk dan dengan berbagai dinamikanya sudah dilalui. Sekarang waktunya kita kembali bersatu dan bersama membangun daerah kita tercinta,” ajak Rafidin.

Jika antarparpol saling menjatuhkan, antarkelompok atau antarelemen masyarakat saling gesek, maka pembangunan di Kabupaten Bima akan sulit dilakukan dengan baik. Sehingga hal itu berdampak pada terhambatnya upaya mewujudkan Bima yang lebih baik, sesuai harapan. (won)