
Atina: Junjung Tinggi Integritas, Jangan Sekali-sekali Abaikan
KOTA BIMA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bima menggelar Apel Siaga, Sabtu (9/11/2024).
Apel berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Bima itu, dihadiri seluruh jajaran Bawaslu setempat, Panwascam dan koordinator kesekretariatan hingga staf.
Hadir juga seluruh Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) dan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) sebanyak 218 orang.
Menurut Ketua Bawaslu Kota Bima Atina, apel siaga ini untuk mengecek kesiap-siagaan seluruh unsur Bawaslu Kota Bima dalam mengawasi tahapan krusial Pemilihan Serentak 2024. Khususnya untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima. Termasuk antisipasi kerawanan pelanggaran jelang pungut hitung pada 27 November mendatang.
“Apel siaga ini untuk memastikan kesiapan seluruh jajaran Bawaslu Kota Bima dalam pengawasan Pilkada 2024,” jelas Atina dalam amanatnya.
Wanita yang berlatar belakang wartawan dengan kompetensi utama ini kemudian menekankan dua hal. Pertama, pengawasan yang mengedepankan integritas Bawaslu, dari unsur pimpinan, kesekretariatan, tingkatan Panwascam, PKD hingga PTPS.
“Kita menjunjung tinggi integritas. Jangan sekali-sekali mengabaikan soal integritas. Karena sukses tidaknya penyelenggaraan Pemilihan serentak 2024, salah satu faktornya adalah integritas kita dalam pengawasan,” tegas Atina.
Kedua, dalam teknis pengawasan, semua tingkatan harus siaga dan menjaga kedisiplinan. Di mana, salah satu ujung tombak pengawasan saat pemungutan suara nanti adalah PTPS. Atina mengingatkan, 218 PTPS yang sudah dilantik agar lebih disiplin dengan datang awal waktu. Sehingga semua proses, sebelum, saat dan setelah pencoblosan dapat dipantau detail tiap potensi pelanggarannya.
“Karena posisinya sebagai ujung tombak, PTPS harus memastikan tidak ada yang luput dari proses pengawasan. Jaga kesehatan dan kekompakan,” tegasnya.
Apel siaga ini dihadiri Pj. Sekda Kota Bima Supratman, Wakapolres Bima Kota Kompol Herman, perwakilan Kodim 1606/Bima, sejumlah perwakilan OPD Kota Bima. Hadir juga sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP), Pokja yang dibentuk Bawaslu, serta unsur media massa.
Hadir juga dua anggota Bawaslu. Koordinator Divisi (Kordiv) Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Idhar dan Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Sengketa (P2PS) Khairul Amar.
Adakan Donor Darah
Sebagai rangkaian apel siaga, diadakan juga kegiatan donor darah, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Hasilnya, terkumpul sedikitnya 35 kantong darah.
Donor darah selain untuk kegiatan sosial, juga bermanfaat bagi kesehatan para pengawas. Mendonor darah akan mengurangi potensi penyakit pada para pengawas lapangan.
“Kesehatan mental juga terjaga. Jadi ketika melakukan pengawasan, kondisinya benar-benar fit,” pesan mantan wartawan Tribunlombok.com ini.
Donor darah dimeriahkan UMKM Demokrasi. Ada juga pembagian stiker sosialisasi terkait netralitas ASN, (anti) politik uang, mencegah hoaks dan ujaran kebencian. (tim/*)
