
DOMPU – Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Dompu dalam penanggulangan sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan. Salah satunya dengan menyalurkan bantuan air bersih yang dilakukan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Seperti yang dilakukan kepada masyarakat Desa Tembalae, Kecamatan Pajo pada Senin (28/10/2024). “Penyaluran bantuan air bersih ini sebagai bagian dari upaya penanganan wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan,” kata Pjs Bupati Dompu Baiq Nelly Yuniarti.
Diketahui, belakangan ini, sejumlah wilayah Kabupaten Dompu dilanda kekeringan. Untuk menanggulangi dampak kekeringan Pemkab Dompu tancap gas, menyalurkan air bersih untuk membantu masyarakat yang sangat membutuhkan.
Pjs Bupati Dompu tampak ikut turun pada kegiatan pembagian air bersih bagi masyarakat Desa Tembalae.

Menurutnya, kekeringan yang terjadi mengakibatkan berkurangnya sumber mata air, sehingga air yang dibutuhkan masyarakat untuk keperluan sehari-hari menjadi sulit didapatkan.
“Dampak lain dari kekeringan ini karena terjadi kebakaran hutan. Kejadian ini membuat hewan dan pepohonan mati,” jelas Nelly.
Untuk menanggulangi kekurangan air bersih di masyarakat, Pemerintah Kabupaten Dompu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah melakukan distribusi air bersih pada desa-desa yang terkena dampak kekeringan seperti yang dilakukan saat ini.
Dalam kegiatan pendistribusian air bersih, Pemda Dompu mengerahkan empat unit kendaraan mobil tangki. Masing-masing satu unit dari BPBD, dua unit dari Damkar, dan satu unit lagi dari BPD (Bank NTB) Cabang Dompu.
Lebih lanjut dijelaskan, dalam kegiatan itu melibatkan 12 orang tenaga. Empat orang diantaranya dari Satpol Pamong Praja, enam orang dari BPBD, dan dua orang BPD Cabang Dompu.

Semuanya akan selalu siap siaga. Bukan hanya hari itu saja. Tetapi tetap rutin dilakukan sampai beberapa saat kedepan untuk menyalurkan air bersih di titik dan wilayah yang membutuhkan.
Pjs Bupati Dompu menekankan pentingnya saling berkoordinasi antara semua pihak dalam memenuhi kebutuhan pasokan air bersih bagi daerah terdampak kekeringan. Juga peran serta seluruh stakeholder yang ada di daerah untuk berpartisipasi memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Sinergitas dari semua pihak dalam memenuhi kebutuhan air bersih sebagai dampak dari kekeringan terus dilakukan. Sehingga kekurangan air bersih yang dirasakan oleh masyarakat dengan segera dapat teratasi.
“Saya mengucapkan terima kasih serta penghargaan kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini,” ujar Nelly.
Nelly juga megajak semua pihak untuk senantiasa menjaga dan melindungi alam sekitar. Terutama hutan agar dipastikan bisa dalam keadaan hijau dan asri, sehingga memberikan dampak yang baik bagi ketersediaan air untuk kehidupan semua makhluk hidup.
“Lingkungan alam yang terlindungi akan berdampak yang baik bagi kehidupan, terutama terpeliharanya mata air,” katanya mengingatkan.
Penyaluran air bersih berjalan lancar turut dihadiri Kepala BPBD, Kadis LH, Kepala Bakesbangpol, Muspika Pajo, Kades Tembalae, Kade Ranggo, dan elemen terkait lainnya. (tim/adv)
