Pjs Bupati Dompu Baiq Nelly Yuniarti (kanan) bersama Pj Gubernur NTB Dr. Hassanudin, usai pengukuhan di Gedung Graha Bakti Praja, Selasa (24/9/2024). (ist/lakeynews.com)

Besok, Baiq Nelly Hadiri Sidang DPRD dan Bertemu Forkopimda

DOMPU – Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Dompu Baiq Nelly Yuniarti diperkirakan tiba di Bumi Nggahi Rawi Pahu, nanti malam dini hari.

Saat ini, rombongan Baiq Nelly bersama Kabag Prokopim Setda Dompu Yani Hartono dalam perjalanan menuju Dompu.

Menurut Yani, Baiq Nelly ke Dompu dengan memboyong keluarganya. “Beliau ke Dompu bersama suami dan anak-anaknya,” ungkap Yani melalui telepon WhatsApp-nya pada Lakeynews.com, Kamis (26/9/2024) siang menjelag sore.

Pjs Bupati menempuh perjalanan darat menggunakan kendaraan roda empat. Yani juga masuk dalam rombongan tersebut. Namun mengikuti dari belakang dengan kendaraan lain.

Sekadar diketahui, jarak yang ditempuh Baiq Nelly dan rombongan sekitar 357 Km. Belum termasuk penyeberangan dari Pelabuhan Kayangan ke Pelabuhan Poto Tano lebih kurang 6-7 Km. Atau, sekitar 1,5 – 2 jam berlayar.

Kabag Prokopim Setda Dompu Yani Hartono. (ist/lakeynews.com)

Baiq Nelly bersama keluarganya, lanjut Yani, akan langsung menuju dan nginap Parvilium Pendopo Bupati, tempat tinggal selama menjabat Pjs Bupati.

Jumat besok, Pjs Bupati akan langsung mulai bekerja. Siang, ba’da Jumat dijadwalkan menghadiri Sidang Paripurna DPRD Dompu terkait APBD 2025 dan memberikan pidato.

“Malamnya agenda pertemuan dengan Forkopimda. Setelah itu akan diagendakan pertemuan dengan jajaran Pemkab Dompu,” urai Yani.

Sebagaimana diketahui, Baiq Nelly Yuniarti bersama empat Pjs Bupati dan Wali Kota lain dikukuhkan Pj Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Hassanudin di Gedung Graha Bakti Praja, Selasa (24/9/2024).

Kelima pejabat sementara kepala daerah tersebut, Pjs. Wali Kota Mataram Tri Budiprayitno, Pjs. Bupati Lombok Tengah H.A. Azis, Pjs. Bupati Sumbawa Barat Julmansyah, dan Pjs. Bupati Sumbawa Dr. Najamuddin.

Meski telah dikukuhkan pada Selasa lalu, hingga Kamis siang menjelang sore ini, Baiq Nelly Yuniarti belum tampak hadir di Dompu. Hal itu sempat memunculkan pertanyaan dari sebagian publik Dompu.

Ketika dikonfirmasi media ini melalui pesan WhatsApp-nya, Baiq Nelly belum memberikan tanggapan. Sekda Dompu Gatot Gunawan P. Putra yang saat itu dikabarkan sedang di luar daerah, juga belum mengangkat teleponnya.

Pjs Bupati Dompu Baiq Nelly Yuniarti ketika menjadi narasumber pada Seminar Nasional Pepadu di Hotel Lombok Raya Mataram, Kamis (26/9/2024). (ist/lakeynews.com)

Jadi Narasumber Seminar Nasional Pepadu

Informasi yang dihimpun Lakeynews.com, Baiq Nelly telat ke Dompu karena ada beberapa kegiatan di Kota Mataram. Salah satunya, menjadi Narasumber pada Seminar Nasional Pengembangan Produk Unggulan Berbasis Potensi Lokal (Pepadu) dalam mewujudkan Blue Economy dan Gleen Economy berkelanjutan.

Kegiatan tersebut digelar Kemendikbudristek, Universitas Mataram (Unram) dan Lembaga Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) di Hotel Lombok Raya Mataram, Kamis (26/9/2024). Seminar dalam rangka Dies Natalis ke-62 Unram itu dibuka Wakil Rektor Unram Bidang Akademik Prof. Dr. Siti Yuliana.

Baiq Nelly Yuniarti yang juga Kadis Perdagangan Provinsi NTB, ketika menjadi narasumber menjelaskan berbagai peran Dinas Perdagangan Provinsi NTB. Dimana dinas tersebut sebagai muara bagi kegiatan berbagai organisasi perangkat daerah. Seperti sektor pertanian, perkebunan, perikanan, kelautan, pariwisata, peternakan dan lainnya.

“Semuanya pasti bermuara pada Dinas Perdagangan sebagai marketing atas semua potensi, khususnya dalam memasarkan produk daerah baik secara regional, nasional maupun internasional. Untuk mengoptimalkannya, harus bekolaborasi dan bekerja sama dengan banyak pihak. Salah satunya dengan Universitas Mataram,” kata Nelly.

Hal tersebut, menurut dia, sesuai dengan Peraturan Gubernur NTB Nomor 43 Tahun 2020 tentang Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil, Menengah melalui Bela dan Beli Produk Lokal. Tujuannya, menumbuhkan cinta produk lokal, menyerap produk usaha lokal, meningkatkan daya saing, menekan angka pengangguran, mempercepat penurunan angka kemiskinan, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk mewujudkanya, kami telah merumuskan berbagai kebijakan strategis pengendalian dan pembinaan kegiatan mulai dari Perlindungan Konsumen, Pengawasan dan Tertib Niaga, Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri, serta Pengembangan Perdagangan Luar Negeri dan lainnya,” katanya. (tim)