
DOMPU – Calon Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Dompu telah diusulkan dua nama. Siapa yang akan dipilih, tergantung kepala daerah. Kini, tinggal menunggu tanda tangan Bupati Dompu H. Kader Jaelani.
“Sudah saya paraf. Beberapa hari lalu sudah kita usulkan ke Bupati dua nama,” kata Sekda Kabupaten Dompu Gatot Gunawan P. Putra pada Lakeynews.com di depan Taman Kota, Minggu (21/7/2024).
Siapa saja kedua nama itu?
Salah satunya, jawab Sekda, Abdul Syahid yang sekarang definitif menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A). Salah satu pertimbangannya, Syahid pernah bertugas di DPPKB.
Seorang lagi yang diusulkan tersebut, Abdullah yang saat ini definitif sebagai Sekretaris DPPKB.
Sejak Kepala DPPKB Maman fokus menjalani proses hukum atas kasus dugaan korupsi dalam pembangunan RS Pratama Manggelewa 2017 (sekarang RSUD Manggelewa), jabatannya dilaksanakan sekretaris dinas.
Diketahui, baru-baru ini Maman bersama empat orang lainnya telah ditetapkan oleh Polda NTB sebagai tersangka dan ditahan terkait dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pembangunan gedung RS Pratama Manggelewa.
Keempat tersangka lainnya itu; Muhammad Kadafi Marikar, Benny Burhanudin, Christin Agustiningsih, dan Fery alias Heri. Hari ini, kelima tersangka dilimpahkan Polda ke Kejati NTB.
Baca juga: Maman Fokus Proses Hukum, Plt Kepala DPPKB Dompu segera Ditunjuk Pejabat Eselon II
Proses penunjukan Ptl kepala dinas memang agak lama?
“Nggak terlalu lama. Belum ditandatangani saja karena Pak Bupati sedang di luar daerah,” jelas Sekda. (ayi)

One thought on “Diusulkan Dua Nama, Plt Kepala DPPKB Dompu Tinggal Tanda Tangan Bupati”