
DOMPU – Peristiwa langka terjadi di Lapangan Beringin, Kompleks Kantor Bupati Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) hari ini, Sabtu, 1 Juni 2024.
Tiga hari besar nasional tahun 2024 diperingati dan dirayakan sekaligus. Hari Hari Lahir Pancasila, Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).
Hari Lahir Pancasila biasanya diperingati setiap tanggal 1 Juni. Harkitnas diperingati setiap 20 Mei. Dan, peringatan Hardiknas dirayakan setiap 2 Mei.

Lalu, mengapa tahun ini peringatan tiga hari besar nasional dirayakan sekaligus?
Kabag Prokopim Setda Dompu Yani Hartono yang dikonfirmasi pagi ini menjelaskan, hal tersebut lebih pada kendala teknis dan non teknis.
Salah satunya, karena waktu pelaksanaan yang berdekatan. Di akhir April sampai awal Mei, ada kegiatan MTQ yang belum berakhir.
Kemudian pada momen-momen hari besar itu, pimpinan daerah sedang tidak ada di dalam daerah (di tempat). “Pimpinan daerah sedang tugas di luar daerah,” jelas Kabag Prokopim yang akrab disapa Mas Yani itu.
“Dan, secara teknis protokoler, upacara bendera besar dalam waktu berdekatan diupayakan untuk digabung pelaksanaannya,” urai Yani.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Gatot Gunawan PP mengatakan, hal itu dilakukan dengan pertimbangan situasi saat itu. Seperti pada 2 Mei (Hardiknas) masih belum bongkar semua properti MTQ.
“Sedangkan tanggal 20 Mei, sudah disepekati dilakukan diupacara 1 Juni karena ketiganya beririsan tentang nasionalisme,” ujarnya.
Upacara bendera memperingati tiga hari besar nasional tersebut diinspekturi Bupati H. Kader Jaelani dan Pembacaan UUD 1945 oleh Ketua DPRD H. Andi Bachtiar Jufri.
Hadir Wakil Bupati H. Syahrul Parsan, unsur Forkopimda, Sekda dan para pejabat lingkup Pemkab Dompu, serta ratusan undangan lainnya. (ayi)
