
DOMPU – Dua hari terakhir beredar rumor bahwa posisi/jabatan ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Dompu lowong.
Informasi tersebut menyusul masa jabatan H. Kader Jaelani (Bupati Dompu, red) sebagai ketua NasDem dan pengurus lainnya, berakhir pada 28 April 2024.
Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Pendidikan Politik DPW Partai NasDem Provinsi NTB, M. Ramadhansyah Pahlevi Putra mengakui, bahwa per 29 April 2024 terjadi kekosongan jabatan di DPD Partai NasDem Kabupaten Dompu.
“Terkait dinamika di tubuh NasDem tentang siapa yang akan menakhodai NasDem Dompu kedepan, menurutnya, menjadi catatan penting,” katanya pada Lakeynews, Senin (29/4/2024).
Dikatakan, sebagian masyarakat Dompu, terutama pengurus, kader dan simpatisan NasDem menghendaki siapapun yang memegang tongkat kepemimpinan NasDem hendaknya bisa membawa misi restorasi untuk Dompu ke depannya.
Hal ini berkelindan dengan posisi NasDem yang menjadi pemenang Pileg di dua periode berturut-turut, Pemili 2019 dan Pemilu 2024.
Dia berharap, kedepan Partai NasDem Dompu hendaknya menghadirkan program-program yang bermanfaat secara langsung kepada masyarakat dan mendorong terciptanya rasa adil sebagai kehendak rakyat.
Evaluasi atas kinerja kepemimpinan DPD NasDem untuk melihat dan mengukur sejauhmana program kerja telah dilaksanakan, kesesuaian antara target dan harapan, turut menjadi andil bagaimana langkah semestinya yang harus diambil pimpinan DPD NasDem kedepannya.
“Harapan pengurus, kader dan simpatisan partaipun mesti menjadi perhatian agar mereka tidak merasa sendiri dalam membesarkan partai,” kata pria yang akrab disapa Rama itu.
“DPD Partai NasDem wajib membersamai seluruh komponen baik kader, loyalis atau simpatisan partai dalam perjuangan,” sambung Rama yang mengaku pernyataannya itu setelah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Ketua DPW NasDem NTB H. Rumaksi SJ.
Diakuinya, hasil Pileg 2024 menunjukan fakta, NasDem menjadi pemenang untuk DPRD Kabupaten Dompu dengan perolehan tujuh kursi. Semestinya, selaras dengan hasil untuk DPRD tingkat Provinsi NTB dan DPR RI.
Tujuh kursi untuk DPRD Kabupaten yang diperoleh –dari hasil kerja keras Caleg–, kata Rama, hendaknya menjadi cermin bagi kepemimpinan DPD NasDem kedepannya.
Dari rentetan proses, kontroversi dan dinamikanya tersebut, masyarakat –terutama kader– tampaknya mendambakan DPD NasDem kedepan dipimpin sosok yang mampu mewujudkan restorasi. “Sebagaimana sering digaungkan oleh founding father Partai NasDem, Bapak H. Surya Paloh,” tandasnya.
Sahlan: Masih Berlaku SK Lama
Dihubungi terpisah, Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Dompu Sahlan, juga membenarkan masa kepengurusan mereka telah berakhir 28 April 2024.
Namun, Sahlan menegaskan, di partai tidak ada istilah kekosongan jabatan. Apalagi pihaknya sudah mendapatkan surat elektronik dari DPW NasDem NTB yang dibagikan di WAG DPW.
“Dalam surat elektronik itu dipermaklumkan, bahwa bagi DPD-DPD yang sudah berakhir masa jabatannya, masih berlaku SK lama (pengurus lama, red),” jelas Sahlan pada media ini, Senin (29/4/2024).
Sehubungan masih berlakunya SK lama, Sahlan menginformasikan beberapa agenda kegiatan DPD NasDem Dompu. Salah satunya, rapat koordinasi yang dipimpin ketua DPD untuk membahas berbagai hal terkait seleksi Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Dompu untuk Pilkada 2024.
“Itu salah satu yang dibahas. Karena yang pasti, penjaringan Bacabup dan Bacawabup NasDem akan dibuka mulai tanggal 1 hingga 7 Mei depan,” papar Sahlan. (tim)
