
Sukardin: TA 2025, Kita Ajukan Kembali Tambahan Empat Unit
–
DOMPU – Kabupaten Dompu merupakan salah satu daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dinilai rawan terjadi kebakaran.
Sayangnya, daerah bermoto Nggahi Rawi Pahu ini masih minim mobil pemadam kebakaran (Mobdamkar)-nya.
Hal tersebut diakui Kadis Satpol PP Kabupaten Dompu H. Sukardin Hasan, dinas yang membawahi (membidangi) Damkar.
Sampai awal Maret 2024 ini, ada enam unit Mobdamkar. Namun hanya tiga unit yang siap dan dapat operasikan. Sedangkan tiga unit lainnya rusak.
“Tiga unit tidak bisa beroperasi karena tidak ada biaya untuk pemeliharaan dan perbaikannya,” kata Sukardin pada Lakeynews, Selasa (5/3/2024).
Menurut Sukardin, jumlah Mobdamkar yang ada dan dapat dioperasikan masih jauh dari yang diharapkan.
Sukardin kemudian membeberkan hasil Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di DPRD Kabupaten Dompu pada 2021 lalu.
Sesuai RDPU itu, direncanakan bahwa kecamatan yang jauh dari pusat pemerintahan kabupaten akan tempatkan masing-masing satu unit Mobdamkar. Yakni Kecamatan Pekat, Hu’u, dan Kilo.
Sedangkan untuk Kecamatan Manggelewa dan Kempo ditempatkan satu unit. “Artinya, kita masih perlu tambahan empat unit Mobdamkar,” tegasnya.
Bagaimana dengan tiga kecamatan lain, Woja, Dompu dan Pajo?
“Untuk sementara bisa dilayani oleh Mobdamkar yang ada di kabupaten,” papar Sukardin menjawab pertanyaan itu.
Apa saja langkah dan upaya yang dilakukan agar kebutuhan empat Mobdamkar itu terpenuhi?
“Tahun Anggaran 2025, kita akan ajukan kembali tambahan empat unit Mobdamkar untuk ditempatkan di kecamatan dan gabungan kecamatan, jelasnya.

Setiap ada peristiwa kebakaran, petugas dan Mobdamkar acapkali telat tiba di lokasi kejadian. Adakah kaitannya dengan minimnya armada Damkar?
“Keterlambatan Mobdamkar tiba di lokasi kebakaran karena anggota terlambat dapat informasi dan jarak yang jauh,” urai Sukardin.
Karena itu, Sukardin sangat mengharapkan pada TA 2025 ada tambahan empat unit Mobdamkar untuk kecamatan-kecamatan dan gabungan kecamatan.
“Yang mendesak sekarang adalah satu unit Mobdamkar untuk kita tempatkan di Kecamatan Manggelewa dan Kempo. Di kedua wilayah tersebut sering terjadi kebakaran,” cetusnya.
Diketahui, beberapa hari lalu, Kantor Camat Manggelewa hangus terbakar.
Baca berita sebelumnya:
- Kantor Camat Manggelewa Hangus Terbakar, Kerugian Sekitar Rp 1 M, Penyebab Masih Diselidiki
- Lima Fakta Mencengangkan Saat Kantor Camat Manggelewa Terbakar
- Camat dan Kapolsek Manggelewa Usulkan Mobil Pemadam Kebakaran
Pengamatan media ini, mobil Damkar memang diterjunkan ke lokasi kebakaran yang jarak tempuhnya lebih kurang setengah jam dari kota Dompu.
Hanya saja, mobil tersebut tiba di lokasi setelah api “sukses” melahap hampir semua bagian bangunan dan semua isi kantor itu. Praktis, mobil Damkar hanya mematikan sisa-sisa api. (tim)
