
DOMPU – Ketua KPU Kabupaten Dompu Arifuddin menegaskan, pihaknya bersama jajaran penyelenggara di bawah sudah siap mengesekusi pemungutan dan penghitungan suara (Tungsura) Pemilu pada 14 Februari 2024 ini.
“Pada prinsipnya, kami bersama semua tingkatan penyelenggara di bawah, PPK, PPS dan KPPS, sudah siap melaksanakan tugas dengan baik,” kata Arifuddin.
Hal itu disampaikan Arifuddin dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pemungutan dan Penghitungan Suara serta Distribusi Logistik Pemilu 2024 yang berlangsung di Cafe Laberka – Dompu, Sabtu (10/2/2024).
Rakor tersebut digelar sehubungan dengan akan dilaksanakannya Pemungutan dan Penghitungan Suara pada 14 Februari 2024, serta pelaksanaan Distribusi Logistik Pemilu 2024.
Hadir dalam pertemuan yang bertepatan dengan hari terakhir masa kampanye itu, Wakil Bupati Dompu H. Syahrul Parsan, perwakilan Polres Dompu, Kodim 1614/Dompu, Bawaslu, dan Satuan Pol PP.
Selain itu, ada unsur Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Dinas Perhubungan, Bakesbangpoldagri, Dinas Kesehatan, Dinas Dukcapil, para Camat, dan pimpinan/perwakilan sejumlah media massa di Kabupaten Dompu.
Menyukseskan penyelenggaraan pesta demokrasi lima tahunan itu, pihaknya sudah membentuk KPPS di 755 (seluruh) TPS. Tiap KPPS ada tujuh petugas, ditambah dua tenaga Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas).
Arifuddin mengakui, memang sudah ada ketua dan empat anggota (komisioner) KPU. Berikut PPK dan staf sekretariat, serta TPS di 81 desa/kelurahan di delapan kecamatan. “Namun, apalah artinya kami para penyelenggara Pemilu ini tanpa dukungan dan peran serta semua pihak,” tegasnya.
Terlebih Pemilu ini merupakan agenda negara, agenda nasional. Maka, lanjutnya, menjadi wajib bagi pemerintah daerah, TNI, Polri, pihak-pihak terkait, dan semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama dengan KPU menyukseskan gawe demokrasi ini.
“Sekali lagi, mohon bantuan dan mohon dukungan dari semua pihak. Mudah-mudahan pelaksanaan Pemilu 2024 ini berjalan lancar, aman, sukses, berintegritas dan bermartabat,” pintanya.
Rakor tersebut dirangkaikan dengan sesi tanya-jawab, penyampaian pendapat, usul dan saran dari sejumlah peserta. Kemudian dipungkasi dengan foto bersama. (tim)
