Pj. Gubernur NTB H. Lalu Gita Ariadi bersama wartawan Lakeynews, ketika kunjungan kerja di Kabupaten Dompu, Oktober 2023 lalu. (ist/lakeynews)

Miq Gite: Jebak dan Tangkap, Jangan Kompromi dengan Kejahatan

DOMPU – Belakangan ini santer rumor (isu) bahwa dalam waktu dekat Pj. Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) H. Lalu Gita Ariadi akan melakukan mutasi, termasuk jabatan fungsional kepala sekolah (Kasek).

Salah satu informasi tersebut, Miq Gite (sapaan H. Lalu Gita Ariadi) bakal mengangkat kembali beberapa Kasek yang dilengserkan oleh mantan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah karena bermasalah.

Yang lebih parah lagi, beberapa hari terakhir, berseliweran oknum-oknum calo yang menghubungi para Kasek dan guru.

Tidak tanggung-tanggung, dalam aksinya, mereka diduga kuat mencatut nama Pj. Gubernur dan mengaku punya link langsung ke Miq Gite.

Kepada Kasek, oknum calo itu menawarkan jasa untuk memperjuangkan jika ingin pindah ke sekolah yang lebih besar. Sedangkan kepada guru, ditawarkan jasa diperjuangkan menjadi Kasek.

Parahnya, tawaran itu tidak gratis. Ada “mahar” sebagai kompensasinya. Untuk menjadi Kasek di sekolah kecil dengan siswa hingga 200 orang, maharnya berkisar dari Rp. 10 juta hingga Rp. 15 juta.

Sedangkan untuk menjadi Kasek di sekolah besar dengan siswa 300 orang ke atas, kompensasinya hingga Rp. 30-an juta.

Dikonfirmasi hal ini, Miq Gite mengatakan, namanya juga oknum. “Segera laporkan dan viralkan agar kejahatannya berhenti,” tegasnya pada Lakeynews, Sabtu (13/1/2024).

Miq Gite dengan tegas juga mengatakan, praktik seperti itu tidak boleh dibiarkan. Dan, harus dihentikan.

“Jebak dan tangkap (oknum calo tersebut, red). Jangan kompromi dengan kejahatan,” imbuhnya. (won)