Sekretaris Daerah Kabupaten Dompu Gatot Gunawan P. Putra (kiri) dan Kepala Distanbun Kabupaten Dompu Muhammad Syahroni. (kolase/lakeynews)

DOMPU – Pendistribusian pupuk bersubsidi kuota 2024 pada Musim Tanam Satu (MT 1) di Kabupaten Dompu akan terus gencar dilakukan.

Sesuai kesepakatan Pemkab, Pupuk Indonesia, Distributor dan Pengecer dalam rapat terbatas Ahad (7/1/2024), pendistribusian pupuk mulai dilakukan dalam minggu ini. Dan, Senin kemarin dimulai di wilayah Kecamatan Woja.

Rencananya, Selasa (hari ini) pendistribusian dilakukan serentak di seluruh kecamatan. “Selasa ini, enam distributor akan serentak menyalurkan pupuk di semua kecamatan,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Dompu Gatot Gunawan P. Putra pada Lakeynews, pagi ini.

Berita sebelumnya:

Menurutnya, setidaknya 70 truk pupuk akan didroping ke wilayah Kecamatan Manggelewa, Kempo, Dompu, Pajo, Hu’u dan lainnya.

“Semoga berjalan lancar dan aman. Tidak ada halangan di jalan. Tidak ada penghadangan. Mohon dukungan semua pihak untuk mengawal dan mengamankannya,” pinta Sekda.

“Tadi saya telepon Pak Dandim (Dandim 1614/Dompu, red) minta bantuan pengamanan agar proses pendistribusiannya berjalan lancar,” sambung Sekda.

Dihubungi terpisah pagi ini, Kepala Distanbun Kabupaten Dompu Muhammad Syahroni mengatakan, pendistribusian pupuk bersubsidi kepada para petani sudah dimulai Senin kemarin.

“Alhamdulillah, berkat dukungan banyak pihak, semua bergerak cepat di bawah kendali Pak Sekda, dan merespons kebutuhan petani yang memang sangat mendesak, akhirnya kuota pupuk 2024 sudah mulai tersalurkan tanggal 8 Januari 2024,” ujar Syahroni pada Lakeynews.

Selanjutnya, secara simultan penyaluran ini akan terus berjalan. “Penyaluran kuota 2024 untuk wilayah Kabupaten Dompu relatif cepat dibandingkan dengan daerah lain di NTB,” papar pria yang akrab disapa Dae Roni itu.

Untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dalam proses penyaluran pupuk ini, Syahroni sangat mengharapkan peran serta dari masyarakat dalam pengawalan pupuk sampai pada lokasi.

“Pihak penyalur dalam hal ini distributor, juga akan berkoordinasi dengan pihak TNI dan Polri untuk membantu pengawalan penyaluran pupuk subsidi ini, sehingga tidak ada gangguan dalam pendistribusiannya,” urainya. (tim/adv)