
Wakil Bupati: Walaupun sudah Pensiun, Jangan Putus Silaturahmi
–
DOMPU – Ini kali pertama Dinas Dikpora Kabupaten Dompu mengacarakan secara resmi pelepasan para ASN yang pensiun. Sebelumnya, kegiatan untuk menghormati dan menghargai para abdi negara yang mengakhiri masa tugas (dinas)-nya seperti ini, tidak pernah dilaksanakan.
Setidaknya 118 pensiunan ASN jajaran Dinas Dikpora tahun 2023 yang dilepas melalui seremonial perdana di Aula Dinas Dikpora, Senin (8/1/2024). Ke-118 pensiunan itu merupakan guru, tata usaha, pejabat struktural dan staf.
Pelepasan mereka dilakukan Wakil Bupati H. Syahrul Parsan bersama Kadis Dikpora H. Rifaid. Tampak mendampingi mereka, beberapa pejabat dan staf Dinas Dikpora. Antara lain, Sekdis Ismail A. Salam, Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Muhamad Sadik, dan lainnya.
Acara tersebut dirangkaikan dengan penyerahan Piagam Penghargaan dan bingkisan oleh Wakil Bupati dan Kadis Dikpora kepada beberapa perwakilan pensiunan.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati H. Syahrul Parsan menyampaikan apresiasinya pada Dinas Dikpora yang mengacarakan pelepasan para pensiunan ASN tersebut.
“Selama ini tidak pernah dilaksanakan. Kita apresiasi acara ini,” kata Syahrul dalam sambutannya sesat melepas para pensiunan.
Acara seperti ini dapat dijadikan ajang silaturahmi, akan tambah umur, pengetahuan. “Tanpa itu, sepertinya jalan sendirian,” tegasnya.
Selain mengucapkan selamat purna bakti, Wabup mengharapkan agar para pensiunan tidak berhenti berinovasi. Terutama pada hal-hal yang dibutuhkan masyarkat.
“Walaupun sudah pensiun, jangan putus silaturahmi,” imbuhnya.
Sebelumnya, Kadis Dikpora H. Rifaid mengakui, bahwa selama ini belum ada kegiatan semacam ini. Acara pelepasan tersebut, kali pertama dilakukan Dinas Dikpora Dompu.
“Ini rintisan awal oleh kami. 118 orang yang purna tugas kita lakukan pelepasan,” katanya dalam sambutan.
Mengapa kali ini pihaknya mengadakan acara tersebut?
“Ini bentuk apresiasi dinas pada bapak ibu yang sudah mengabdi. Semua yang sudah pensiun ini, guru, tata usaha dan lainnya sudah mencetak anak-anak cerdas dan berakhlakul karimah,” jelas Rifaid.
Muhammad Yusuf: Ini Suatu Penghargaan Bagi Kami
Salah seorang pejabat Dinas Dikpora yang pensiun tersebut, Muhammad Yusuf (mantan Kabid GTK).
Ketika didaulat untuk menyampaikan kesan dan pesan, Yusuf juga mengakui sekitar 37 tahun dia mengabdi sebagai ASN, baru kali ini Dinas Dikpora mengadakan acara seperti ini.
“Ini suatu penghargaan bagi kami. Kami harapkan, acara semacam diteruskan,” usulnya.
Pada sisi lain, Yusuf mengatakan, walaupun dia dan para ASN lainnya susah purna bhakti, hati mereka tetap di sekolah. “Separuh jiwaku ada di rumah dan sekolah,” ungkapnya.
Sebelum mengakhiri pembicaraannya, Yusuf mengucapkan terima kasih kepada pemerintah. Juga memohon maaf jika selama bertugas terdapat kesalahan dan kekeliruan. (ayi)
