
“Kalau Ada Masalah Jangan Unggah ke Medsos, Sampaikan ke Salurannya untuk Diselesaikan”
–
DOMPU – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Dompu Swastari Haz mengharapkan Pemilu 2024 berjalan lancar, aman dan kondusif. Dia mengajak semua elemen di daerah ini untuk sama-sama menjaga kondusifitas pesta demokrasi lima tahunan itu.
Seiring dengan itu, wanita berhijab plus bercadar tersebut mengingatkan jajaran Bawaslu agar menjaga tutur, sikap dan prilaku. Jalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.
Namun, kalau masyarakat atau siapapun yang melihat jajaran Bawaslu, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa hingga TPS berbuat yang aneh-aneh, laporkan.
“Jika menemukan jajaran Bawaslu yang aneh-aneh sikat dia,” tegas Aca Tari, sapaan akrab Swastari Haz. “Asalkan jangan sikat pakai sikat cuci,” sambungnya dengan nada guyon.
Hal tersebut disampaikan Aca Tari ketika memberikan wejangan pada para peserta “Training of Trainer (ToT) dan Penguatan Kapasitas Saksi Peserta Pemilu Tahun 2024”. Kegiatan yang digelar Bawaslu Dompu di Gedung Darma Wanita, Rabu (20/12/2023).

“Akan aneh, kalau Bawaslu dan jajaran mengawasi orang, sementara diri sendiri tidak terawasi,” tandas Aca Tari yang saat itu didampingi Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Agus Awaluddin.
Baca juga:
- Bawaslu Dompu ToT dan Perkuat Kapasitas Saksi Peserta Pemilu 2024
- Apa Saja Syarat, Hak, Kewajiban dan Larangan Saksi Pemilu?
Demikian juga Panwas di tingkat kecamatan, desa maupun TPS. Jika menemukan ada yang bertindak aneh-aneh, agar laporkan ke Bawaslu Kabupaten Dompu.
“Insya Allah kami akan sikapi, kami tindaklanjuti. Serius kami, kami tidak main-main,” tegas Aca Tari.
Aca Tari merasa aneh, jika di satu sisi Bawaslu berkoar-koar mengajak orang menciptakan Pemilu yang kondusif, mengajak orang untuk jujur dan taat aturan. Namun, kalau jajaran Bawaslu sendiri (di internal) tidak bisa menegakkan aturan, bahkan melanggar aturan.
“Kalau begitu, bagaimana bagaimana orang mau mendengar dan mengikuti ajakan kami,” tandasnya dengan nada tanya.
Sebelumnya, Aca Tari mengharapkan Pemilu 2024 berjalan kondusif. “Kondusifitas itu akan terjadi manakala semua pihak terlibat menjaganya,” katanya mengingatkan.
Menurut dia, penciptaan Pemilu yang kondusif tidak hanya mengandalkan KPU beserta jajaran, Bawaslu beserta jajaran saja, aparat keamanan,maupun pemerintah saja. Lebih dari itu, merupakan tanggung jawab moral semua pihak di daerah ini. Parpol, Caleg dan semua elemen masyarakat.
Kalau ada persoalan, Aca Tari mengingatkan agar tidak serta merta diumbar melalui unggahan di media sosial (medsos). Ada kran dan ada jalur penyampaian untuk diselesaikan.
“Kalau belum apa-apa, sudah disampaikan dan diunggah di medsos, dikhawatirkan masalah tersebut bukan terselesaikan, tapi justeru berkembang liar,” imbuhnya.
Yang dikhawatirkan, lanjut Aca Tari, orang yang tidak paham akar masalah sesungguhnya, tidak tahu ujung pangkal masalah, ikut-ikutan berkomentar.
“Tidak tahu benar atau salah, ngomong sembarangan. Akibatnya, terbentuk opini publik yang tidak benar. Sehingga, masalahnya semakin ribet dan kacau,” tegasnya.
Aca Tari kembali mengharapkan, agar semua elemen masyarakat di daerah ini sama-sama memiliki tanggung jawab moral terhadap kondusifitas Pemilu 2024. Sama-sama mendukung dan menyukseskan Pemilu yang damai, bermartabat dan berintegritas. (tim)
