
DOMPU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) menerima Piagam Penghargaan dari Distanbun Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Piagam Penghargaan tersebut diterima Kepala Distanbun Kabupaten Dompu Muhammad Syahroni di Mataram, beberapa waktu lalu.
Menurut Kepala Distanbun Provinsi NTB Muhammad Taufieq Hidayat, Piagam Penghargaan ini diberikan kepada Pemkab Dompu atas pencapaiannya sebagai kabupaten yang memiliki Produktivitas Komoditi Jagung Tertinggi se-NTB. “Berdasarkan Angka Tetap (ATAP) 2022, yaitu 82,34 kwintal per hektare (Ha),” jelasnya.
Sebelumnya, Kepala Distanbun Kabupaten Dompu Muhammad Syahroni mengungkapkan, daerah bermoto “Nggahi Rawi Pahu” merupakan daerah yang memiliki angka rata-rata produktivitas jagung tertinggi se-NTB tahun 2022.
“Angka rata-rata produktivitas untuk komoditi Jagung kita (Dompu, red) tahun 2022 sebesar 82,46 kwintal per Ha,” kata pria yang akrab disapa Dae Roni itu pada Lakeynews.
Kepastian Dompu menjadi daerah yang memiliki angka rata-rata produktivitas jagung tertinggi se-NTB 2022, jelas Dae Roni, setelah dilakukan sinkronisasi dan pembahasan series data, serta dengan menggunakan metode Kerangka Sampel Area (KSA) oleh BPS Provinsi NTB.
Hal itu dilakukan dalam Rapat Sinkronisasi dan Penetapan Angka Tetap (ATAP) Produksi dan Produktivitas Tanaman Pangan 2022 Tingkat Provinsi NTB yang berlangsung di Ruang Rapat Oriza Sativa Distanbun Provinsi NTB, 31 Oktober lalu.
“Rapat tersebut dihadiri pihak Dinas Pertanian dan BPS Kabupaten/Kota se-Provinsi NTB,” jelas Dae Roni.
Bagi Kabupaten Dompu, lanjutnya, pencapaian angka rata-rata produktivitas jagung tertinggi se-NTB 2022 relatif menunjukan tren yang positif. “Tahun sebelumnya (2021), produktivitas rata-rata untuk komoditi Jagung Dompu sebesar 65,05 kwintal/Ha. Dan, kita berada di urutan ke empat dari kabupaten/kota lain se-NTB,” jelas Dae Roni.
Sementara untuk komoditi Padi, Kota Mataram menjadi daerah yang tertinggi produktivitasnya pada 2022, yaitu 64,79 kwintal/Ha. (tim)
