Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah dan Dr. Hj. Siti Rohmi Djalillah, serta Kepala SMAN 2 Manggelewa Slamet Sisubali, S.Pd, M.M.Pd (kanan). (kolase/lakeynews.com)

DOMPU – Kepala SMA Negeri 2 Manggelewa Kabupaten Dompu Slamet Sisubali, S.Pd, M.M.Pd, memberikan apresiasi selama lima tahun kepemimpinan Dr. Zulkieflimansyah dan Dr. Hj. Siti Rohmi Djalillah (Zul-Rohmi) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menurutnya, pada era kepemimpinan Zul-Rohmi yang berakhir 19 September 2023 lalu, banyak kemajuan yang dirasakan, baik fisik maupun nonfisik. Sehingga mampu membawa NTB meraih banyak prestasi dan penghargaan.

Terlebih Pemprov NTB selama ini konsisten menempatkan sektor pariwisata sebagai unggulan kedua setelah sektor pertanian. “Ini sebagai bukti bahwa perjuangan Zul-Rohmi dalam memimpin NTB membuahkan hasil,” puji Pakde Slamet, sapaan akrab Slamet Sisubali.

Selama kepemimpinan Zul-Rohmi, terjadi perubahan dan kemajuan luar biasa. Terlebih di bidang pendidikan melalui Program NTB Gemilang yang diterjemahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui Program P5 (Profile, Penampilan, Pelayanan, Peran Serta Masyarakat dan Prestasi).

Dalam mengimplementasikan program tersebut, SMAN 2 Manggelewa telah mendapatkan beberapa capaian. Di antaranya, peningkatan sarana dan prasarana yang luar biasa sejak tahun 2018 dengan penambahan ruang kelas baru, dan ruang laboratorium.

Doa dan Pembacaan Asmaul Husna bersama rutin dilakukan tiap hari sebelum KBM di SMAN 2 Manggelewa Kabupaten Dompu. (ist/lakeynews.com)

Juga, dukungan peralatan. Antara lain, Komputer sebanyak 75 unit, Crombook 125 unit, Tablet 125 unit dan fasilitas lain yang merupakan bentuk kebijakan pemerintah yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan pendidikan, khususnya di SMAN 2 Manggelewa.

“Sebagai bentuk implementasi Program NTB Gemilang, kami SMAN 2 Manggelewa juga membentuk Komunitas Zero Waste yang mendukung penampilan sekolah menjadi Sekolah Indah Nyaman dan Asri,” jelas Slamet.

Bukan itu saja. SMAN 2 Manggelewa juga aktif membangun budaya positif sekolah melalui kegiatan Literasi Doa Pagi (Doa dan Membaca Asmaul Husna) secara berjamaah. Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap hari sebelum kegiatan belajar mengajar dan diakhiri kegiatan Salat Zuhur Berjaamah seluruh warga sekolah.

Capaian lain sebagai imbas dari Program Zul-Rohmi, diraihnya berbagai prestasi baik secara akademik maupun non akademi. Termasuk pemberdayaan siswa melalui kegiatan Forum Organisasi Siswa SMA dan Madrasah (Fosisma).

“Siswa kami menjadi salah seorang pengurus tingkat provinsi dan menjadi Ketua Fosisma Tingkat Kabupaten Dompu,” ungkap Slamet.

Terkait peningkatan layanan pendidikan dan kualitas pendidik, lanjut Slamet, Pemprov NTB melalui Dinas Dikbud terus melakukan seleksi dan uji kompetensi melalui Uji Kompetensi Guru (UKG). “Guru-guru kami saat ini telah melewati proses standarisasi dan mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas,” paparnya.

“Kerja sama dengan masyarakat melalui kesapakatan bersama untuk mendukung program kerja sekolah terus kami lakukan dan optimalkan,” sambung mantan kepala SMKN 1 Hu’u, kepala SMKN 1 Woja dan kepala SMKN 1 Kempo itu. (tim)