
Mantan Ketua Harian AMPG NTB dan Bacaleg Golkar Dapil NTB VI
–
DOMPU – Mantan Ketua Harian Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Prof. Dr. Sutarto dipercaya memimpin (Ketua) DPD Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kabupaten Dompu.
Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor: 1037-SK/DPP-Partai Perindo/VII/2023 tentang Struktur Dewan Pimpinan Daerah Partai Perindo Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat, tanggal 21 Juli 2023 yang ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo dan Sekjen Ahmad Rofiq.
Menurut Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) DPP Partai Perindo Muhammad Sopiyan, MA, Ketua “baru” DPD Partai Perindo Dompu Prof. Dr. Sutarto. Sedangkan Sekretarisnya Abdul Muin dan Bendahara Eni Ratna Wati.
“Pergantian ini bagian dari evaluasi kinerja,” kata Sopiyan dalam keterangan persnya yang diterima Lakeynews, Rabu (26/7/23).
Sopiyan berharap, pascapergantian pengurus ini diharapkan kerja-kerja politik Partai Perindo di Dompu berjalan semakin maksimal dan meraih hasil maksimal pada Pileg 2024.
“Targetnya mengisi semua dapil di Dompu,” tegasnya.

Sopiyan menjelaskan, Prof Sutarto yang juga dosen dan Ketua Lembaga Pendidikan Pembelajaran dan Pelatihan Microteaching (LP3M) Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma) Mataram, merupakan figur yang sudah teruji.
Sekadar diketahui, Prof Sutarto baru bergabung dengan Partai Perindo NTB, setelah beberapa waktu lalu mundur dari kepengurusan dan keanggotaan Partai Golkar.
Sebelumnya, dia telah mengisi sejumlah jabatan strategis di partai berlambang pohon beringin itu. Salah satunya, sebagai ketua AMPG NTB.
Prof Sutarto juga menjabat Wakil Sekretaris Golkar NTB, Sekretaris Badan Saksi Nasional (BSN) Golkar NTB, dan Wakil Koordinator Bapilu DPD Golkar NTB Wilayah Dompu.
Selain itu, Prof Sutarto (saat namanya akrab disapa Dr Sutarto) sempat tersosialisasi sebagai Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) DPRD NTB 2024. Yakni melalui Dapil NTB VI (Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima).
Saat ini dengan kendaraan politik baru, Perindo, Prof Sutarto tetap sebagai Bacaleg DPRD NTB melalui Dapil yang sama (NTB VI).
“Kita yakin dan percaya, suara Partai Perindo di Kabupaten Dompu akan meningkat di tangan Pak Sutarto,” ujar Sopiyan.
Dihubungi terpisah, Prof Sutarto mengucapkan terima kasih atas kepercayaan DPP Partai Perindo terhadap dirinya dan pengurus lain.
“Insya Allah kami akan memberikan yang terbaik untuk kemenangan Perindo di Kabupaten Dompu,” katanya pada Lakeynews, Rabu malam tadi.
“Kami (baca: Saya) mohon doa dan dukungan dari masyarakat Dompu agar saya bisa memimpin Partai Perindo ini menuju Dompu Sejahtera,” pinta Prof Sutarto.
Sementara itu, Dewan Pertimbangan Daerah Partai Perindo Dompu sesuai SK Nomor: 1037-SK/DPP-PARTAI PERINDO/VII/2023 tersebut, diketuai H. Mansyur Zainuddin dengan Sekretaris Chaidir B. Ahmad.
Sedangkan Ketua DPD Perindo Dompu sebelumnya, Muhammad Ihsan sebagai Anggota I Dewan Pertimbangan, bersama enam anggota lainnya.

Informasi dari Wakil Ketua I (Bidang OKK) DPD Perindo Dompu Arif Rahman, SK kepengurusan baru Perindo Bumi Nggahi Rawi Pahu akan diserahkan pengurus DPW kepada pengurus baru dalam waktu dekat.
“Insya Allah, SK kami akan diserahkan oleh Ketua DPW kepada ketua DPD Perindo Dompu dan perwakilan beberapa pengurus di Mataram, 31 Juli ini,” Dae Arif Wao (sapaan Arif Rahman) pada media ini di Dompu, tadi malam.
Arif Rahman merupakan salah seorang politisi senior di Kabupaten Dompu. Dia pernah menjadi wakil ketua DPC dan mantan ketua Bappilu Partai Hanura.
Pada Pemilu 2019, dia sebagai Caleg DPRD NTB Dapil VI dari Hanura.
(Kenapa Arif Rahman bersama beberapa pengurus dan kader lainnya harus meninggalkan Haruna? Uraiannya akan dikupas pada tulisan lain, termasuk menyangkut sikap oknum anggota DPRD NTB yang kini menjadi ketua Partai Hati Nurani Rakyat provinsi yang dinilai tidak bernurani, red).
Mantan pejabat sebuah bank plat merah di Dompu itu, juga pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Dompu dari Partai Golkar.
Sebelum bergabung ke Perindo, Dae Arif Wao sempat kembali beraktivitas di Partai Golkar. Yakni pada momen perebutan posisi Ketua DPD Golkar Dompu antara Muhammad Ruslan (ketua sekarang) dengan H. Syahrul Parsan (Wakil Bupati Dompu, dan sekarang sebagai ketua Dewan Pakar PKS Dompu). (won)
