POSE BERSAMA: Mahasiswa KKN-PMD Unram 2023 bersama bidan desa dan warga usai Sosialisasi Bahaya Stunting dan PHBS di Desa Dorebara, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, awal Juli 2023. (ist/lakeynews)

DOMPU – Prevalansi stunting di beberapa wilayah Kabupaten Dompu dinilai masih tinggi. Salah satunya,di Desa Dorebara, Kecamatan Dompu.

Membantu mengatasi masalah itu, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Universitas Mataram (Unram) 2023 melakukan Sosialisasi Bahaya Stunting dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di lima dusun di Desa Dorebara. Yakni Dusun Potu 2, Dorebara Utara, Dorebara Selatan, Wera dan Dusun Tente.

“Sosialisasi ini sebagai bentuk intervensi dalam menekan prevalansi stunting yang masih tinggi di Desa Dorebara,” kata Ketua Kelompok Mahasiswa KKN-PMD Unram Desa Dorebara M. Jailul Qurani F.

Pada momen sosialisasi tersebut, para mahasiswa KKN juga membagi-bagikan poster “Ayo Cegah Stunting dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)”.

Hal ini diharapakan dapat menambah literasi warga, terutama Ibu hamil terkait bahaya stunting dan perlunya menerapkan PHBS.

Apa itu stunting? Apa penyebabnya? Lalu, bagaimana cara menanganinya? Lihat gambar di bawah ini:

(Sumber: Mahasiswa KKN-PMD Unram di Desa Dorebara, Dompu)

Materi sosialisasi disampaikan oleh pihak Mahasiswa KKN-PMD Unram. Cara tersebut dianggap mampu menarik perhatian warga untuk mengikuti kegiatan.

Bidan Desa Dorebara Ida Iswarini, Amd.Keb, juga mengakui dan mengapresiasi pola yang dilakukan para mahasiswa KKN.

“Memang lebih baik dan lebih menarik adik-adik mahasiswa KKN ini yang langsung menjadi pematerinya. Terlihat ada suatu hal yang baru. Warga tertarik, pemahamannya bertambah,” kata Bidan Ida, saat berdiskusi dengan mahasiswa KKN.

Menariknya, saat itu M. Jailul Qurani F dan teman-temannya melakukan interview dan menyebar kuisioner kepada warga.

“Hal tersebut sebagai pretest dan postest untuk mengukur tingkat pemahaman warga, terutama Ibu Balita sebelum dan setelah diberikan sosialisasi,” kata Mira Yunita, salah seorang mahasiswa KKN. (tim)