
Catatan Impresif Pertengahan 2023
–
SEDERET keberhasilan ditorehkan STKIP YAPIS Dompu, salah satu perguruan tinggi swasta di Pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang diakui bonafidenya.
Teranyar, kampus yang berkedudukan di Bumi Nggahi Rawi Pahu ini mengukir setidaknya tujuh prestasi, bersejarah dan membanggakan.
Prestasi-prestasi tersebut mulai dari Klasterisasi Kampus, Program Kampus Mengajar Bact, Program Pertukaran Mahasiswa, Dana Hibah PDP dan PkM, Calon Mahasiswa Baru, Dosen peraih Sertifikasi Dosen, serta Sarana dan Prasanara Kuliah Ditingkatkan.
Hal-hal tersebut terungkap dari paparan Ketua STKIP YAPIS Dompu Dr. Dodo Kurniawan, S.E, M.E, pada wartawan di kampus setempat, Selasa (13/6/23).
Saat itu, Dr Dodo (sapaan akrabnya) didampingi Wakil Ketua (Waket) 1 Fathirma’ruf, M.Kom, Waket 2 Enung Nurhasanah, M.Si, Waket 3 Budiman, M.Pd, serta Kabag Humas dan Kerja Sama Ilyas Yasin, M.M.Pd.
Dr Dodo kemudian mengurai satu persatu keberhasilan yang digapai kampus yang dipimpinnya.
Pertama, Masuk Klaster Madya
Klasterisasi Kampus STKIP YAPIS Dompu masuk Klaster Madya. Hal tersebut berdasarkan surat Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud Ristek RI Nomor: 0183/E5.5/AL.04/2023 perihal Pengumuman Klaterisasi Perguruan Tinggi tertanggal 8 Maret 2023.
Itu sesuai dengan Keputusan Direktur Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat Nomor: 0241/E5/DT.06.01/2023 tanggal 28 Februari tentang Penetapan Klasterisasi Perguruan Tinggi berdasarkan Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dengan menggunakan Basis Data SINTA dalam periode tahun 2019-2021.
Di sana disebutkan, hingga 9 Juni 2023, Perguruan Tinggi (PT) Se-Indonesia sebanyak 4.492. Dari jumlah itu, hanya 880 PT yang masuk Klasterisasi.
Menurut Dr Dodo, ada empat Klasterisasi PT; Klaster Utama, Madiri, Madya dan Pratama. Klaster Mandiri 40 PT, Klaster Utama 160 PT, Klaster Madya 238 PT, dan Klaster Pratama 459 PT.
“Alhamdulillah STKIP YAPIS Dompu mampu mencatatkan sejarah dengan masuk Klaster Madya,” jelas Dr Dodo.

Kedua, Program Kampus Mengajar Bact
Pada April 2023 sebanyak 10 mahasiswa STKIP YAPIS Dompu Lolos mengikuti Program Kemendikbud Ristek, yakni Program Kampus Mengajar Bact.
Ke 10 mahasiswa itu; Nurhairatu (Prodi PSJ), M. Yanbaqi (Prodi PBING), Tita Apriati (Prodi PSJ), Juliana Putri Mentari (Prodi PJKR), Yanti Febrianti (Prodi PBSI), Junaidin (Prodi PSJ), Ika (Prodi PGSD), Imelda Saputri (Prodi PBING), Maryatun Islamiah (Prodi PGSD), dan Karmila (Prodi PBING).
Ketiga, Program Pertukaran Mahasiswa
Baru-baru ini, tepatnya pada 31 Mei 2023, tidak kurang dari 13 mahasiswa STKIP YAPIS Dompu berhasil Lolos Program Pertukaran Mahasiswa Kemendikbud Ristek. Salah satu kampus tujuannya, Universitas Gadjah Mada (UGM).
Angka tersebut sekaligus “menobatkan” STKIP YAPIS Dompu sebagai kampus dengan jumlah mahasiswa terbanyak yang Lolos Program Pertukaran Mahasiswa se-Pulau Sumbawa.
Dari 13 mahasiswa tersebut, dua orang diterima Universitas Jember (Jumiati Muslimah dan Wulandari), lima orang diterima IKIP Budi Utomo Malang (Landi, Rahmawati, Mariam Ulfa, M. Satria dan Dwi Adinda), dan dua orang diterima Universitas PGRI Yogyakarta (Hanina R dan Siri Nur).
Kemudian, satu orang diterima di Universitas Negeri Malang (Ninda), satu orang diterima Universitas Pendidikan Indonesia (Fadhillah), satu orang diterima Universitas Negeri Jakarta (Hidayatul Islamiyah), dan satu orang lainnya diterima Universitas Gadjah Mada.
Keempat, Dana Hibah PDP dan PkM
Tahun 2023 ini, sembilan dosen STKIP YAPIS Dompu meraih Kompetisi Hibah Kemendikbud Ristek. Lima orang diantaranya melalui Skema Penelitian Dosen Pemula (PDP) dan empat orang melalui Skema Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).
Keberhasilan itu berdasarkan Surat Dirjen Dikti: Nomor 0557/E5.5/AL.04/2023 perihal Pengumuman Penerima Pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2023 tertanggal 1 Juni 2023. Sesuai dengan Keputusan Direktur Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat Nomor: 0536/E5/PG.02.00/2023 tanggal 30 Mei tentang Penerima Program Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2023.
“Dengan total sembilan dosen, STKIP YAPIS Dompu kembali mecatatkan sejarah menjadi kampus dalam Bentuk Sekolah Tinggi Peraih Hibah terbanyak di Wilayah LLDIKTI VII (Bali-NTB),” jelas Dr Dodo.
Kelima dosen peraih Kompetisi Hibah Kemendikbud Ristek melalui Skema PDP; Eka Yulianti, M.Pd (Prodi PBSI), Lili Suryaningsih, M.Pd (Prodi PBSI), Hasan, M.Pd (Prodi PBSI), Supriyadin, M.Kom (Prodi PTI), Nurjannah, M.Pd (Prodi PSjr).
Sedangkan empat dosen yang melalui Skema PkM Andi Prayudi, M.Kom (PTI), Arif Bulan, M.Pd (Prodi PBing), Arifi, M.M.Pd (Prodi PTI), dan Taufik, M.Pd. (PBSI).
Kelima, Terima Calon Mahasiswa Baru Terbanyak
Berbagai capaian yang dipaparkan di atas telah menarik minat masyarakat untuk kuliah di STKIP YAPIS Dompu. Selain dari Dompu, juga dari Bima hingga NTT.
Tercatat 303 calon mahasiswa baru yang mendaftarkan diri di STKIP YAPIS Dompu pada gelombang pertama dan telah mengikuti tes masuk pada 3-4 Juni 2023. “Jumlah ini menjadi jumlah terbanyak selama lima tahun terakhir,” sebut Dr Dodo.
Keenam, Delapan Dosen Raih Serdos
Tidak kalah hebatnya, pada 9 Juni 2023 STKIP YAPIS Dompu mendapatkan capaian yang impresif lagi. “Alhamdulillah, elapan dosen kita dinyatakan lolos meraih Sertifikasi Dosen Profesional dan berhak mendapatkan Tunjangan Serdos,” tandas Dr Dodo.
Dosen-dosen tersebut; Mulya Yusnarti, M.Pd (Prodi PGSD), Lili Suryaningsih, M.Pd (Prodi PBSI), Nur Wahyuni, M.Pd (Prodi PBing), Supriyadin, M.Kom (Prodi PTI), Nurjannah, M.Pd (Prodi PSjr), Diana Purwati, M.Ed (TESOL), (Prodi PBing), Angga Putra, M.Pd (Prodi PGSD), dan Amal Fauqi, M.Pd (Prodi PJKR).
Ketujuh, Sarana dan Prasanara Kuliah Ditingkatkan
STKIP YAPIS Dompu terus berbenah. Termasuk memastikan dan meningkatkan sarana dan prasanara kuliah.
Pada 3 Juli 2023, diresmikan dan dibuka untuk Mahasiswa dan Umum Lapangan Futsal Interlock Berstandar Internasional. Saat ini juga tengah dibangun gedung perkuliahan berlantai tiga.
Atas nama keluarga besar STKIP YAPIS Dompu, Dr Dodo mengharapkan doa dan dukungan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Dompu, serta Kepala LLDIKTI Wilayah VIII (Bali-NTB).
“Doa dan dukungan sangat diharapkan, kiranya sarana dan prasarana di atas dapat kami wujudkan, jaga dan tingkatkan secara berkelanjutan,” pintanya.
“Itu semua kami dedikasikan sebagai bentuk komitmen menuju Kampus Unggul,” sambung Dr Dodo sembari menambahkan, “STKIP YAPIS Dompu, Jadikan PRESTASI sebagai TRADISI.” (tim)
