Dua dari empat peserta LKS NTB 2023 dari SMKN 1 Dompu yang meraih juara, Muhamad Sari Rizki dan Zahratu Syita akan mewakili NTB pada LKS Nasional. (ist/lakeynews.com)

DOMPU – Empat peserta didik SMKN 1 Dompu berhasil meraih juara pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) 2023 di Mataram. Selanjutnya, mereka akan mewakili NTB pada LKS tingkat Nasional.

Tiga di antaranya, menyabet Juara 1. Yakni Muhamad Sari Rizki dan Zahratu Syita (Bidang Cyber Scurity), serta Endah Komariyah Lestari (Bidang IT Network Sistem Administration/ITNSA).

Sementara satu orang lagi meraih Juara 3. “Dia adalah Adi Saputra yang mengikuti lomba di bidang Cloud Computing,” kata salah satu Wakil Kepala SMKN 1 Dompu Iwan Ermansyah pada Lakeynews.com, Sabtu (10/6/23).

Catatan media ini, selain mengharumkan nama sekolah dan daerahnya, siswa-siswi itu juga mematahkan anggapan bahwa prestasi seolah hanya milik anak kalangan atas/elit, pejabat, pegawai, atau orang kaya.

Betapa tidak, tiga dari empat peserta didik SMKN 1 Dompu itu adalah anak-anak Petani; Muhamad Sari Rizki, Zahratu Syita, dan Adi Saputra. Hanya Endah Komariyah Lestari yang orang tuanya berprofesi sebagai Mekanik.

Iwan menjelaskan satu persatu siswa berprestasi tersebut. Pertama, Muhamad Sari Rizki (18 th) peraih Juara 1 Cyber Scurity, siswa yang bimbing Andy Prayoga dan Sopyan Hadi.

Siswa asal Dusun Hijrah Desa Kareke, Kecamatan Dompu ini merupakan buah hati pasangan suami-istri (Pasutri) Ainudin dan Zuhroni.

Selain mengikuti dan Juara 1 di mata lomba Cyber Scurity, Rizki juga pernah masuk ke mata lomba IT Network dan meraih Juara 4. “Beberapa lalu, dia juga pernah mengikuti CTF Kota Tangerang dan meraih Juara 8,” jelas Iwan.

Dia lalu mengungkap hal menakjubkan dari siswa yang satu ini. “Di luar waktu (jam) sekolah, Rizki membantu kakaknya menjual tahu ke para penjual Salome di Dompu,” papar Iwan.

Kedua, Zahratu Syita (18 th), putri Pasutri Nurdin dan Ratna yang berdomisili di Desa Katua, Kecamatan Dompu. Siswa yang mengambil Kompetensi Keahlian TKJ ini meraih Juara 1 Lomba Cyber Security 2023 ini, dengan guru pembimbing Andy Prayoga (2022) dan Sopyan Hadi (2023).

Zahratu pernah mengikuti beberapa bidang lomba. Diantaranya, Ospn/OSN online yang diselenggarakan oleh lembaga prestige. Namun saat itu, kata Iwan, belum berkesempatan mendapat juara.

Pernah mengikuti Lomba Ctf Tangerang dan menjadi finalis dengan urutan ke 7 dari 10 besar. “Juga pernah mengikuti LKS NTB 2022 dan meraih Juara 2,” tutur Iwan.

Ketiga, Endah Komariyah Lestari (17 th), beralamat di Desa Bara, Kecamatan Dompu. Bapaknya mekanik, ibunya URT (urusan rumah tangga).

Ternyata tidak hanya merebut Juara 1 pada Lomba ITNSA dengan guru pembimbing Moh. Ridwan. Endah pernah mengikuti LKS 2022, mengambil mata lomba INC (IT Network Cabling).

“Saat itu, Endah mendapatkan Juara 4 dengan pembimbing Kurniawan Satria Putra,” paparnya.

Dan, keempat, Adi Saputra (18 th). Peraih Juara 3 mata lomba Cloud Computing NTB 2023 ini, putra Pasutri Burhan dan Hanafia, warga Desa Soriutu, Kecamatan Manggelewa. Dia dibimbing Andi Prayoga dan Andi Fery.

“Selain mengikuti LKS dengan mata lomba Cloud Computing, Adi juga pernah masuk ke mata lomba CTF se-Tangerang Kota dan meraih Juara 8,” sebut Iwan.

Apa Itu LKS?

Dikutip dari situs Smk.pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id, LKS adalah kompetisi tahunan antarsiswa pada jenjang SMK sesuai bidang keahliannya. LKS ini setara dengan OSN (Olimpiade Sains Nasional) yang diadakan di SMP/SMA.

Kegiatan ini, salah satu bagian dari rangkaian seleksi untuk mendapatkan siswa-siswi terbaik dari seluruh Indonesia yang akan dibimbing lebih lanjut oleh tim bidang kompetisi masing-masing dan akan diikutsertakan pada kompetisi keahlian tingkat internasional.

Pemenang LKS tingkat Nasional akan mewakili Indonesia ke ASEAN Skills (Kompetisi Keahlian tingkat ASEAN), Worldskills Asia Competition (Kompetisi Keahlian tingkat Asia) dan World Skills International Competition (Kompetisi Keahlian tingkat Dunia).

Siswa yang mengikuti LKS adalah siswa terbaik dari provinsinya yang telah lolos seleksi tingkat kabupaten dan provinsi.

Kegiatan yang diadakan setiap tahun ini untuk mendorong semangat berprestasi peserta didik SMK. Kemudian, sebagai upaya mempromosikan lulusan SMK kepada dunia usaha/dunia industri, serta pemangku kepentingan lainnya. (tim)