Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu Maman. (ist/lakeynews.com)

KIPP 2023, Dikes Ikutkan Kelompok Swabantu Mantan ODGJ, Inovasi Puskesmas Dompu Barat

DOMPU – Penciptaan inovasi melalui gerakan One Agency One Innovation (Satu Instansi Satu Inovasi), merupakan kesenangan dan kebanggaan tersendiri bagi Dinas Kesehatan (Dikes) dan UPTD Puskesmas se-Kabupaten Dompu.

Bahkan, melalui kontribusi khusus membuat Dompu menjadi salah satu Kabupaten Terinovasi se-Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2022.

Menurut Kepala Dikes Kabupaten Dompu Maman, sekitar 64 persen atau 14 jenis inovasi disumbangkan Dompu untuk negeri ini.

Ke-14 inovasi itu, sebutnya, Puskesmas Dompu Barat dengan 4 inivasi, Puskesmas Dompu Timur 2 inovasi, Puskesmas Dompu Kota 1 inovasi, Puskesmas Kempo 4 inovasi, Puskesmas Calabai 2 inovasi, dan Instalasi Farmasi Pemerintah (IFP) 1 inovasi.

Dijelaskan, UPTD Puskesmas, Instalasi Farmasi Pemerintah (IFP) dan UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan primer.

“Puskesmas, ITP dan Labkesda harus dapat menjawab tantangan, utamanya pelayanan kesehatan dasar. Yaitu menyediakan dan memelihara keberlangsungan mutu pelayanan,” tegas Maman pada Lakeynews.com, Selasa (18/4).

Mutu pelayanan, lanjutnya, baik dalam Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) maupun Upaya Kesehatan Perorangan (UKP), akan tercapai maksimal bila didukung adanya inovasi yang baik.

“Semua tenaga kesehatan dituntut untuk selalu bekerja berdasarkan Norma Standar Prosedur dan Kriteria (NSPK),” imbuh Maman.

Lebih jauh dikemukakan Maman, sesuai Surat Sekretaris Daerah Kabupaten Dompu Nomor: 061/58/ORG/2023, tanggal 21 Maret 2023 tentang Persiapan Mengikuti Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2023, maka Dikes mengikutsertakan inovasi dari Puskesmas Dompu Barat.

Apa inovasi dimaksud?

Inovasi tersebut, menurutnya, Kelompok Swabantu bagi mantan penderita jiwa, yakni ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa).

Inovasi ini mengisyaratkan bagaimana memanusiakan manusia, agar dapat berinteraksi kembali di tengah keluarga dan masyarakat. “Sehingga mantan ODGJ dapat beraktivitas seperti biasa, hingga mampu membiayai dirinya sendiri maupun keluarganya,” papar Maman.

Maman juga mengucapkan terima kasih kepad Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan kepala Bappeda & Litbang, serta semua pihak terkait atas atas dukungan luar biasa yang diberikan, sehingga dicapai hasil-hasil spektakuler di atas.

“Semoga inovasi yang kami tampilkan ini bisa mendapatkan nilai terbaik untuk DOMPU MASHUR. Aamiin,” ujarnya. (ayi)