
SUMBAWA, Lakeynews.com – Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd, menegaskan guru merupakan ujung tombak keberhasilan pembangunan dunia pendidikan di daerah ini.
“Luar biasa. Terima kasih kepada bapak dan ibu guru semua,” kata Ummi Rohmi sapaan Wagub NTB, saat memberikan dan membuka Rapat Kerja Tingkat Provinsi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, di Halaman SMKN 1 Sumbawa, Sabtu (25/6) lalu.
Raker tersebut dirangkaikan dengan penyerahan tropi kepada SMA/SMK dan UPTD yang meraih prestasi dalam berbagai lomba yang digelar Dikbud NTB, beberapa waktu lalu.
Turut mendampingi Wagub, antara lain, Staf Ahli Gubernur BidangSosmas, Asisten I, Kadis Diskominfotik, Kadis LHK dan Kadis PMPD Dukcapil. Hadir juga jajaran Dikbud se-Provinsi NTB.
Di depan ratusan guru atau pendidik, pengawas dan Kepala Unit Pendidikan Teknis se-NTB, Ummi Rohmi mengatakan, keberhasilan ini berkat peran serta dan kerja keras semua jajaran pendidikan.
Menurutnya, pekerjaan rumah masih besar, karena peningkatan indek pembangunan manusia (IPM) berkaitan dengan bidang kesehatan dan angka harapan hidup. Sedangkan bidang pendidikan berkaitan dengan angka harapan lama sekolah.
“Harapan angka lama sekolah, mungkin mudah dicapai karena berbicara umur anak enam tahun. Tapi kalau berbicara angka rata-rata lama sekolah itu, usianya 25 tahun,” jelas Ummi Rohmi.
Karena itu, membutuhkan konsistensi untuk meyakinkan masyarakat NTB jangan ada yang putus sekolah dan drop out. “Sekolah harus terus dilanjutkan dengan cara apapun,” imbuhnya.
Adanya Merdeka Belajar, lanjutnya, masyarakat NTB harus terlayani dan mudah mendapatkan akses pendidikan yang menyenangkan.
Wagub mengajak semua jajaran pendidikan agar bergandengan tangan, bersatu padu, gotong royong, sinergi dan kolaborasi untuk memajukan pendidikan.
Sebelumnya, Kadis Dikbud Provinsi NTB Dr. H. Aidy Furqan, mengatakan Dikbud NTB memiliki gebrakan. Namanya “Semua Belajar Bersama, Bersama Belajar Semua (SB4S)”.
“Upaya ini kita lakukan untuk menerjemahkan misi ke tiga dan ke enam NTB Gemilang,” kata Aidy.
Menurutnya, arah dari komponen utama ada delapan standar pendidikan nasional, akan menghasilkan standarisasi pendidikan, akreditasi dan lapor pendidikan.
Termasuk peran serta dan keterlibatan masyarakat, mitra dan pihak lain untuk ikut memajukan dunia pendidikan di NTB. Mengentaskan buta aksara dan penguatan pendidikan karakter. Sehingga, meningkatkan IPM, baik pendidik maupun peserta didik dan semua jajajaran Dikbud. (tim)
