
MATARAM, Lakeynews.com – Lembaga Kajian Sosial Politik Mi6 memprediksi suksesi Pilgub NTB 2024 bakal diwarnai perang atau adu kekuatan paranormal. Ya, paranormal politik untuk mem-back up tak kasat mata citra kontestan yang bertanding.
Munculnya squad paranormal dalam meramaikan pentas politik ini harus dimaknai sebagai sugesti atau kekuatan spirit kepada Paslon untuk lebih optimis dalam menyongsong kemenangannya.
“Fenomena munculnya adu kuat paranormal pada panggung belakang setiap kontestasi politik tidak terlepas dari masih kuatnya kepercayaan klenik di masyarakat,” kata Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto melalui keterangan tertulisnya pada pers, Senin (18/4).
Menurut pria yang akrab disapa Didu ini, paranormal adalah orang yang mendapat anugerah kekuatan batin dan pikiran. Mereka dinilai mampu menerawang dan berselancar pada dunia supranatural.
Meski demikian, untuk mencegah hal-hal agar tidak berbau syirik kufur, paranormal yang baik dalam berinteraksi dengan dunia lain tetap pada koridor syar’i.
Salah satu koridor syar’i yang dilakukan paranormal ‘putih’ guna menjaga keberkahan anugerah ‘ilmu tilik’, menurutnya, akan senantiasa menjaga pantangan keduniawian. “Seperti tidak memasang tarif jasa pada setiap advisnya,” ujar Didu.
Saat ini, tingkat kepercayaan terhadap citra positif paranormal berkat masifnya publikasi di media mainstream maupun platform media sosial. Seperti FB, Tiktok , Instagram dan lainnya menyajikan beragam konten yang menghibur dan edukatif terkait aktivitas supranatural.
“Jika sebelum era teknologi digital 4.0, aktivitas supranatural identik dengan yang berbau seram, angker, tertutup, takut ditahu dan lainnya. Maka, diera keterbukaan teknologi 4.0, aktivitas supranatural menjadi tontonan yang menghibur sekaligus membuka tabir gaib (mistis) menjadi sesuatu yang tidak tabu lagi,” ucapnya.
–
Peran Paranormal dalam Realitas Empiris Politik
Didu menambahkan, secara sosiologis, fenomena paranormal dalam mewarnai pentas politik di NTB bukan barang baru. Apalagi di kalangan pegiat supranatural, NTB dikenal sebagai salah satu kawasan yang banyak memiliki talenta supranatural yang unik dengan berbagai spesifikasi dan keahliannya.
“Sudah menjadi rahasia umum jika NTB menjadi salah satu destinasi atau rujukan mencari talenta yang dipandang memiliki kemampuan supranatural mumpuni,” kata mantan Direktur Eksekutif Walhi NTB itu.
Terkait kontestasi politik Pilgub NTB 2024, Didu memperkirakan bakal terjadi perang paranormal pada sisi back stage untuk menyemarakan panggung belakang. “Orang pintar” itu akan makin eksis sebagai pihak yang akan dilibatkan ataupun dimintai second opini-nya untuk memperkuat keyakinan sugestif.
Pada sisi lain, Mi6 menyakini arus kuat paranormal pada Pilgub nanti merupakan bentuk keberterimaan secara rasional pikiran masyarakat yang mau berdamai dengan hal-hal tak kasat mata, sehingga sangat naif untuk diabaikan.
“Dalam konteks Ilmu Dalam, keberadaan paranormal selain untuk ‘memagari’ dari pengaruh energi negatif dari lawan politik, juga dipercaya mengambil peran lain tak kasat mata. Seperti menaikkan pamor atau kharisma dengan berbagai ritual,” tandas Didu.
Didu menggarisbawahi, meskipun kemajuan teknologi pesat, keberadaan paranormal dalam politik disadari atau tidak sudah menjadi kebutuhan yang tak terpisahkan.
Eksistensi paranormal sudah menjadi tradisi dan budaya masyarakat lama. Juga ditunjang erat dengan citra positif yang kerap ditampilkan lewat media campaign berbagai platform yang memiliki manfaat bagi kehidupan masyarakat. “Meskipun keberadaannya tidak bisa dibuktikan secara ilmiah atau empirik,” tegasnya.
“Jika lembaga survei berperan untuk memotret aspek popularitas, keberterimaan maupun elektabilitas, maka paranormal memainkan peran pada domain supranatural, seperti meningkatkan pengasihan, kharisma dan pamor,” cetus Didu. (tim)
