
DOMPU, Lakeynews.com – Imtaq Jumat di SMAN 3 Dompu pada 1 April 2022, beda dari biasanya. Bahkan tergolong istimewa. Selain dirangkaikan perpisahan siswa Kelas XII dan tiga guru yang pindah tugas, juga karena menjelang memasuki bulan suci Ramadan 1443 Hijriah.
Ketiga guru yang pindah tugas tersebut; Satria Utama, S.Pd yang ke SMAN 1 Woha, Rosnaningsih, S.Pd ke SMAN 1 Dompu dan Arifin, S.Si pindah ke SMAN 2 Manggelewa.
Kegiatan yang berlangsung di lapangan sekolah tersebut, berjalan lancar dan khidmat. Acara dilakukan secara sederhana. Duduk bersila di atas lembaran terpal yang digelar.
Kepala SMAN 3 Dompu Hendratno, S.Pd, ketika memberikan sambutan mengharapkan, agar memasuki bulan Ramadan, semuanya dalam keadaan suci.
“Mari kita sama-sama menyucikan diri, sucikan hati dan sucikan pikiran di antara sesama,” ajak Hendro (sapaan akrab Hendratno), usai penyampaian tausiah uraian Imtaq oleh Ustaz Khairil Anwar dari salah satu Ponpes di Dompu.
Karena itu, usai kegiatan (acara) Imtaq serta perpisahan siswa kelas XII dan tiga guru, Hendro berharap, semua siswa dan keluarga besar SMAN 3 Dompu bermaaf-maafan satu sama lain.

Pesampaian kesan dan pesan siswa Kelas XII diwakili Siti Nurhalizah. Selama menjalani pendidikan dan menimba ilmu pengetahuan di sekolah itu, mereka mengaku dididik dan dibina dengan baik.
“Terima kasih kepada semua bapak-ibu guru kami yang dengan sabar dan tabah menghadapi perilaku kami selama ini,” ujarnya.
Kepada adik-adiknya yang kini duduk di kelas XI dan X, Nurhalizah agar belajar dengan tekun. Mendengarkan dan mengikuti arahan dan didikan bapak-ibu guru dengan baik.
Dia mengingatkan agar adik-adiknya menjauhi perkelahian dan tawuran. “Semua itu tidak ada untungnya. Justru merugikan diri kita sendiri, keluarga dan sekolah,” ujarnya.
Sesuai harapan Kepala Sekolah Hendratno, usai acara dilanjutkan dengan sesi salam-salaman dan bermaaf-maafan. Kemudian penyerahan cinderamata dari pihak sekolah kepada tiga guru yang pindah. (tim)
