
H. Rifaid: Tidak Memenuhi Syarat, Kita Outkan
–
DOMPU, Lakeynews.com – Kadis Dikpora Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) Drs. H. Rifaid, M.Pd, memastikan seleksi (rekrutmen) Calon Kepala Sekolah (Cakasek) dilaksanakan secara objektif, sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.
“Insya Allah, tim seleksi objektif dalam melaksanakan seleksi. Kalau memang (Cakasek) tidak memenuhi syarat, ya kita outkan,” tegas Rifaid pada Lakeynews.com, di ruang kerjanya, pekan lalu.
Dalam menyeleksi 172 orang yang mendaftar sebagai Cakasek, jelas Rifaid, Bupati Kader Jaelani berpesan kepada Tim Seleksi agar melaksanakan sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku.
Salah satu aturan dimaksud, Permendikbud Nomor 40 Tahun 2021 tentang Penempatan Guru sebagai Kepala Sekolah.
Diakui Rifaid, tidak ada arahan khusus dari Bupati. Seperti harus ini atau harus itu. Loloskan si Ini atau jegal si Itu. Tapi harus melaksanakan seleksi secara objektif, sesuai nilai dan kemampuan peserta itu sendiri. “Bupati tegas soal itu. Beliau tidak menyelipkan semacam titipan segala macam,” tandasnya
Informasi yang dihimpun media ini, selama proses seleksi Cakasek berlangsung, sejumlah oknum berseliweran. Mereka disebut-sebut mendatangi peserta menawarkan jasa untuk membantu agar bisa lolos seleksi.
Informasi lain, ada pula oknum yang didatangi oknum peserta. Oknum peserta meminta bantuan oknum calo agar melobi sehingga bisa lolos.
Belum diperoleh informasi yang pasti tentang nilai nominal yang ditawarkan oknum supaya bisa menjadi seorang kepala sekolah di Kabupaten Dompu. Terlepas di wilayah kota atau pinggiran (desa).
Dikonfirmasi hal ini, Rifaid tidak membenarkan atau membantahnya. Yang dia katakan, banyak peserta titipan dari oknum (pihak) tertentu. Namun, kenyataannya peserta titipan itu tidak lolos karena tidak memenuhi semua syarat.
“Ada beberapa oknum mengklaim, memprotes kenapa tidak lolos. Kita tegas, tidak bisa begitu. Kalau memang tidak memenuhi syarat, kita outkan. Kita objektif,” tegas Rifaid.
Jauh sebelum seleksi dilaksanakan, Tim Seleksi sudah sepakat untuk itu (objektif dan sesuai atura). “Sekda sebagai ketua tim tidak mungkin mau mempertaruhkan kredibilitasnya hanya dengan “bermain” dalam seleksi Kasek ini,” ungkap Rifaid.
Kembali menyoal oknum-oknum calo yang disinyalir berseliweran, mendatangi atau didatangi Cakasek. Rifaid memastikan, permainan mereka tidak akan bisa menembus Tim Seleksi.
“Kalaupun berani bermain, mereka (oknum calo, red) akan ketahuan dan akan berhadapan dengan orang (calon Kasek) yang dia bawa itu,” tegasnya.
Jika orang yang dia bawa oknum lolos, Rifaid meyakinkan, itu bukan karena permainan calo atau hasil KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme). “Tapi karena nilai dan kemampuan dari Cakasek itu sendiri,” ujarnya.
Dalam proses seleksi, peserta telah menjalani beberapa tahapan ujian. Ada ujian tulis, dimana disiapkan lima paket soal. Tiap peserta menerima paket soal yang berbeda.
Walaupun duduk berdekatan, mereka tidak bisa saling mengintip. Mereka fokus menyelesaikan soalnya masing-masing. “Tidak bisa nyontek kiri-kanan karena paket soalnya beda-beda,” kata Rifaid.
Sedianya ujian tulis dilaksanakan pada tanggal 12 Januari, dilanjutkan tes wawancara dan rekam jejak pada 12-13 Januari.
Namun, karena pelaksanaan seleksi administrasi Cakasek hingga rapat penentuan hasil seleksi administrasi memakan waktu cukup lama, maka ujian tulis diundur. Dilaksanakan pada 14 Januari. Kemudian tes wawancara dan penelusuran rekam jejak dilakukan 15-16 Januari.
Menurut Rifaid, dalam pelaksanaan seleksi ini, tim tidak menentukan lulus atau tidaknya peserta. Berdasarkan nilai hasil ujian peserta, tim hanya merekomendasikan tiga hal kepada Bupati. Yakni Sangat Layak, Layak dan Kurang Layak.
“Selanjutnya, dengan rekomendasi itu, bupatilah yang memutuskannya,” cetus Rifaid.
Meski peserta yang mendaftar 172 orang, tidak ditentukan kuota atau target jumlah yang akan diambil. Tim mencari stok Cakasek. Seberapapun yang memenuhi syarat, sekianlah yang diambil untuk stok.
“Kalau hanya 100 orang atau 50 orang saja yang memenuhi syarat, sekianlah yang kita ambil dan sodorkan kepada Bupati,” urainya. (tim)

2 thoughts on “Kadis Dikpora Dompu Pastikan Seleksi Cakasek Objektif”