
“Harus Jadi Perhatian Maksimal Stakeholders Menjelang MotoGP 2022”
–
MATARAM, Lakeynews.com – Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal, S.IK, MH, mencatat 17 poin penting yang harus diperhatikan ketika event-event digelar lagi di Pertamina Mandalika Internasional Street Circuit, terutama event MotoGP yang direncanakan Maret 2022.
“Kita ingin persiapan pelaksanaan MotoGP nanti lebih maksimal. Semua sisi diperhatikan. Semua stakeholder duduk bersama mempersiapkan event besar itu,” kata Kapolda Iqbal.
Hal itu disampaikan Kapolda dalam sambutan saat memimpin Analisa dan Evaluasi (Anev) kegiatan Idemitsu Asia Talen Cup (IATC) dan World Superbike (WSBK) Mandalika, Lombok Tengah. Anev tersebut berlangsung di Ballroom Lombok Astoria Hotel, Kota Mataram, pekan lalu.
Anev itu dihadiri Gubernur NTB diwakili Sekda HL. Gita Ariadi, Danrem 162/WB diwakili Kasrem, Danlanud Rembiga, Danlanal Mataram, Kadishub, Kadikes, PJU Polda NTB, stakeholder terkait lainnya dan pihak ITDC.
Menurut Kapolda, tujuan Anev tersebut, pertama, untuk menyempurnakan kekurangan yang ada. “Kedua, kita ingin ada perbaikan mutu dari semua aspek, karena tahun 2022, NTB akan menjadi tuan rumah MotoGP,” jelasnya.
Terkait IATC dan WSBK Mandalika beberapa hari lalu, Kapolda kemudian merinci belasan catatan penting yang harus diperhatikan serius menjelang MotoGP 2022 dan event-event lain ketika hendak digelar di Pertamina Mandalika Internasional Street Circuit.
Berikut selengkapnya sejumlah catatan penting dimaksud yakni, manajemen transportasi penonton, manajemen ticketing, manajemen parkir, penerangan di lokasi-lokasi parkir, manajemen stand kuliner, UMKM dan marchandize.
Selain itu, perbanyak sign board, penyempurnaan drainase untuk mengantisipasi hujan lebat, penyempurnaan kenyamanan grand stand tempat penonton, manajemen pengamanan tier 1, manajemen pengamanan paddock area, antisipasi hujan lebat oleh penyelenggara race.
“Kita juga ingin msalah sosialiasi lebih maksimal lagi, baik dari segi pengamanan seperti pengamanan event, Prokes, transportasi bus dan ticketing parkir,” imbuh Irjen Iqbal sebagaimana dirilis Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, S.IK,M.Si.
Masalah marketing dan branding dimasifkan, penguatan dan perbaikan infrastruktur di dalam dan luar sirkuit, penguatan sektor transportasi bandara dan laut karena penonton MotoGP diprediksi mencapai 130-150 ribu orang.
Bukan itu saja, media handling juga harus diperhatikan serius. Masalah Prokes dan vaksinasi harga mati.
Iqbal ingin stakeholder terkait duduk bersama, membahas masalah-masalah tersebut agar handlingnya lebih maksimal pada perhelatan MotoGP 2022.
Terkait Protokol Kesehatan, dia ingin penanganannya super ketat karena masih pandemi Covid-19. Hal ini untuk mencegah penyebaran Covid-19 ketika terjadi peningkatan penonton pada perhelatan MotoGP.
“Bayangkan, perhelatan MotoGP tahun depan penontonnya bisa enam kali lipat melebihi penonton IATC dan WSBK. Bisa di angka 130 ribu hingga 150 ribu jumlah penontonnya,” kata Kapolda memprediksi.
Temuan yang menjadi catatan semua pihak termasuk dirinya, agar disempurnakan. “Kita ingin penyelenggaraan MotoGP 2022 terlaksana dengan baik. Lebih baik dari WSBK,” pungkasnya. (tim)
