Kader PAN asal Kabupaten Dompu, NTB Ika Rizky Veryani (Chika). (ist/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Permohonan Gugatan kader Partai Amanat Nasional (PAN) asal Kabupaten Dompu, NTB Ika Rizky Veryani melawan DPP PAN dikabulkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel), Senin (18/10).

“Majelis hakim menilai pemecatan Ika Rizky Veryani sebagai anggota PAN itu tidak sah,” kata pengacara Chika dari Kantor Hukum Bob Hasan and Partners, Hamdani dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (19/10).

Dihubungi terpisah, menanggapi putusan PN Jaksel tersebut, Chika (panggilan akrab Ika Rizky Veryani) mengaku bersyukur. “Alhamdullilah bahwa kebenaran akan terungkap,” katanya pada Lakeynews.com via pesan WhatsAPP-nya, Selasa malam ini.

Namun demikian, Chika mengaku, pihaknya tetap ingin berbuat yang terbaik bersama PAN. “Yang berlalu biarlah berlalu, mari meraih hari esok yang penuh harapan,” ajak mantan calon Wabup Dompu pada Pilkada 2020.

Bagaimana jika DPP PAN banding?

“Gpp (ggak apa-apa). Kita serahkan semua kepada partai. Kita hanya berupaya yang terbaik apalagi menyangkut konstitusi yang memang haruslah kita perjuangkan,” jawabnya.

Diketahui, sebagaimana dijelaskan Hamdani, dalam putusannya, Majelis Hakim mengabulkan sebagian gugatan Chika. Salah satunya menyatakan, Tergugat (DPP PAN) melakukan perbuatan melawan hukum sehingga Surat Keputusan DPP PAN tentang Pemberhentian Tetap Ika Rizky Veryani sebagai Anggota PAN tidak sah dan atau batal demi hukum.

“Menyatakan tidak sah dan/atau batal demi hukum dan/atau tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat Putusan Tergugat (DPP PAN) Nomor: PAN/A/Kpts/KU-SJ/386/V/2021 tentang Pemberhentian Tetap Ika Rizky Veryani sebagai anggota PAN,” papar Hamdani.

Majelis Hakim juga menyatakan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat surat Mahkamah Partai Amanat Nasional. “Majelis Hakim juga membatalkan Surat Mahkmah Partai,” lanjutnya.

Hamdani berharap, dengan adanya putusan ini, DPP PAN  memroses Chika sebagai PAW Anggota DPRD NTB, menggantikan Ady Mahyudi.

Berikut poin-poin putusan Majelis Hakim PN Jakarta Selatan;

1. Menerima dan mengabulkan Gugatan Penggugat (Ika Rizky Veryani).

2. Menyatakan Tergugat (DPP PAN) melakukan Perbuatan Melawan Hukum.

3. Menyatakan tidak sah dan/atau batal demi hukum dan/atau tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat seluruh perbuatan atau keputusan Tergugat (DPP PAN) terkait Penggugat.

4. Menyatakan tidak sah dan/atau batal demi hukum dan/atau tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat Putusan Tergugat Nomor: PAN/A/Kpts/KU-SJ/386/V/2021 tanggal 31 Mei 2021 tentang Pemberhentian Ika Rizky Veryani sebagai Anggota PAN.

5. Memerintahkan Tergugat (DPP PAN) untuk mencabut Surat Keputusan Nomor: PAN/A/Kpts/KU-SJ/386/V/2021 tanggal 31 Mei 2021 tentang Pemberhentian Ika Rizky Veryani sebagai Anggota PAN.

6. Menyatakan tidak sah dan/atau batal demi hukum dan/atau tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat Surat Keputusan Mahkamah Partai Amanat Nasional Nomor: 020/A/MP-PAN/VII tertanggal 12 Juli 2021.

Dia berharap, PAN sesegera mungkin mengakomodir kembali Chika di partai kebanggaan dan sama-sama membesarkan PAN. Disamping itu, dia mengharapkan agar Chika segera diberikan rekomendasi menjadi anggota DPR Provinsi NTB, menggantikan Adi Mahyudi.

Adi Mahyudi mengundurkan diri dari anggota DPR karena mengikuti Pilkada Bima. “Semoga petinggi PAN benar-benar menjalankan aturan tersebut demi kebaikan dan kemajuan PAN,” harap Firmansyah. (tim)