
DOMPU, Lakeynews.com – Muhammad Sidik, S.Pd yang akrab dipanggil Orie Sedo dan Jahrudin, S.Pd yang biasa disapa Ory Jeho, merupakan dua kepala SDN terunik di Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.
Keduanya, memiliki karakter, seni dan penampilan tersendiri dalam mengemban tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ory Jeho adalah kepala SDN 27 Pekat yang diangkat sejak tahun 2015. Tokoh muda asal Donggo memiliki keunikan dan ciri khas rambut agak gondrong ini.
Disamping sebagai wakil ketua PC PGRI, Ory Jeho juga sebagai ketua PAC Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Pekat.
Ditanya mengenai rambut gondrongnya, pria yang berlatar belakang wartawan ini mengaku, hal itu hanya sebuah kebiasaan. Dia merasa tidak percaya diri ketika tidak memiliki rambut agak panjang.
“Bukan bandel. Mungkin dinilai bahkan dianggap melanggar etika. Cuma saya kurang percaya diri ketika rambut saya pendek. Tidak selamanya orang berambut panjang atau bertato itu adalah preman,” tegasnya.
Sementara itu, Orie Sedo diamanahkan sebagai kepala SDN 06 Pekat. Dia pun mempunyai ciri khas yang unik. Rambutnya disemir semua dengan warna putih, meski semula belum semuanya beruban.
Dia mengaku, penampilan dengan rambut “putih” total menjadikan dirinya percaya diri dalam segala kegiatan.
“Saya semir putih semuanya biar kelihatan berbeda. Dengan rambut seperti ini, saya tampil percaya diri,” papar mantan pemain Persidom era 1990-an itu pada Lakeynews.com.
Ory Jeho dan Orie Sedo memang unik. Memiliki ciri khas dan karakter berbeda dengan kepala sekolah dan guru pada umumnya. Namun, keduanya merupakan dua tokoh yang dijadikan panutan oleh guru-guru muda di Kecamatan Pekat. (tim)

2 thoughts on “Orie Sedo dan Ory Jeho, Dua Kasek Terunik di Pekat Dompu”