Ketua DPW MIO Indonesia Provinsi NTB Feryal Mukmin Pertama. (ist/lakeynews.com)

MATARAM, Lakeynews.com – Perkembangan zaman dan digitalisasi semakin tinggi, media online dituntut mengikuti kebutuhan publik yang saat ini semakin meningkat dalam bidang informasi.

Tuntutan tersebut jelas ditujukan pada para wartawan atau jurnalis yang bekerja memberikan informasi sebaik mungkin dan secara update dengan konten yang baik dan keren.

Kebutuhan publik saat ini tidak hanya membaca, namun juga melihat foto jurnalistik. Wartawan juga membuat konten foto bercerita, bahkan konten video jurnalistik.

Menunjang profesi dan mencetak wartawan handal dalam hal itu, DPW Media Independen Online (MIO) Indonesia Provinsi NTB melakukan terobosan. Salah satunya, berencana melakukan kerja sama dengan Sekolah Tinggi Multi Media atau MMTC Jogjakarta.

“Kami akan melobi pihak MMTC Jogjakarta agar teman-teman di MIO dapat meningkatkan kapasitasnya dan belajar di sana,” ujar Ketua DPW MIO Indonesia Provinsi NTB Feryal Mukmin Pertama, di Mataram.

Menurutnya, wartawan saat ini tidak harus puas pada satu karya tulis saja. Mereka juga dituntut mengembangkan dan mengasah skill-nya di bidang foto jurnalistik dan video jurnalistik.

“Ini tuntutan zaman. Wartawan dituntut untuk bisa segalanya, jika ingin berkembang,” ujar peraih penghargaan jurnalis terbaik dari Polri tersebut.

Dikatakannya, gebrakan-gebrakan di dunia jurnalis harus dilakukan, karena tidak semua wartawan di NTB memiliki skill yang komplit. “Meningkatkan kapasitas mereka adalah salah satu tugas besar MIO NTB,” tandasnya.

Feryal memilih MMTC Jogjakarta karena dia sendiri pernah merasakan asyiknya belajar ilmu jurnalistik di sekolah tersebut dengan tutor para senior di bidangnya. Tepatnya, tahun 2018.

“Di sana kita bisa melihat alat-alat peliputan yang lengkap, studio dan ruang rekaman. Kita bisa belajar membuat video dan berbincang langsung dengan para senior,” kata Feryal.

Feryal akan meminta bantuan kepada Kementerian Kominfo agar dapat difasilitasi dan diberi kemudahan dalam rencana tersebut.

Rencana ini juga akan dimasukan dalam agenda rencana kerja tahunan MIO NTB. Selain itu, MIO NTB berusaha melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan akan meminta bantuan DPP MIO Pusat agar UKW tersebut dapat juga diikuti oleh wartawan di MIO NTB.

“Tahun ini kita tidak dapat, karena jatah UKW telah diberikan kepada PWI. Insya Allah kita akan berusaha semampu kita untuk dapat mengadakan UKW sesuai dengan arahan DPP,” ujarnya. (tim)