Bupati Dompu “Aby” Kader Jaelani bersama pejabat terkait melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah hujian warga terdampak banjir di Desa Daha, Kecamatan Hu’u, Kamis (3/6) sore. (ist/lakeynews.com)

(Kerja Sama Dinas Kominfotik Kabupaten Dompu dengan Lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Rumah hunian warga terdampak banjir di Desa Daha, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, NTB, mulai dibangun. Hal ini memenuhi dan mewujudkan harapan para korban banjir pada pemerintah setelah dihantam banjir bandang, beberapa waktu lalu.

Peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap dan infrastruktur dasar pemukiman relokasi pascabencana banjir di Kabupaten Dompu itu, resmi dilakukan Bupati Dompu “Aby” Kader Jaelani (AKJ), Kamis (3/6) sore.

Kegiatan itu dilakukan AKJ bersama Asisten II (Bidang Pembangunan dan Perekonomian) Setda Provinsi NTB Ir. H. Ridwan Syah, M.Sc, M.Tp, MM (mewakili Gubernur), Balai Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) Wilayah NTT dan NTB.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Forkopimda Dompu, ketua Satgas PBB Kemen-PUPR Wilayah NTT dan NTB, Direktur Rumah Khusus Kemen-PUPR, ketua PKK dan ketua GOW Dompu dan kepala Balai Cipta Karya Wilayah NTB. Hadir juga Camat Hu’u, Kades Daha dan warga Desa Daha.

Bupati Dompu “Aby” Kader Jaelani. (ist/lakeynews.com)

Ketika memberikan sambutan, Bupati AKJ merasa bahagia dengan dilakukannya peletakan batu pertama pembangunan rumah hunian bagi warga terdampak bencana banjir bandang di Desa Daha dan sekitarnya tersebut.

“Saya menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada Kementerian PUPR-RI, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Pemerintah Provinsi NTB, Forkopimda dan berbagai pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu,” kata Bupati.

Bupati mengajak warga yang akan menempati rumah tersebut dan warga di sekitarnya, jika fasilitas hunian ini selesai dibangun agar dipelihara dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Diharapkan, Kelar Jelang HUT NTB

Gubernur NTB yang diwakili H. Ridwan Syah mengatakan, hunian yang dibangun Kemen-PUPR  itu tidak hanya menjadi tempat tinggal. Lebih dari itu, dilengkapi dengan sarana prasana umum. Seperti playgroup, tempat ibadah, ruang terbuka hijau, sanitasi dan air bersih.

“Hunian yang dibangun ini dapat menjadi contoh bagi hunian lain yang sejenis,” ungkapnya.

Asisten II Setda Provinsi NTB Ir. H. Ridwan Syah, M.Sc, M.Tp, MM. (ist/lakeynews.com)

Ridwansyah berharap, pembangunan rumah hunian ini secepatnya selesai. “Kalau bisa, menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) NTB pada Desember nanti sudah kelar. Sehingga, kuncinya bisa diserahkan oleh Gubernur NTB,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Perumahan Kementerian PUPR Wilayah NTT dan NTB mengharapkan, rumah hunian yang dibangun ini memberikan berkah bagi warga terdampak banjir.

Cepatnya terwujud pembangunan pemukiman ini, lanjutnya, berkat adanya koordinasi baik semua pihak, baik di tingkat pusat, Provinsi NTB maupun Kabupaten Dompu. (tim/adv)