Siswa Perawat SMK Kesehatan Yapik Gerbang Dompu sedang praktek memandikan pasien dan mengganti alat tenun pasien. (feri/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Pelaksanaan Ujian Kompetensi Kejuruan (UKK) siswa Kelas XII Jurusan Keperawatan SMK Kesehatan Yapik Gerbang di RSUD Dompu berjalan lancar.

Pantauan Lakeynews.com, pada pelaksanaan UKK hari terkahir, Selasa (6/4), para penguji yang merupakan perawat petugas di Zal Dalam RSUD Dompu memakai APD (Alat Pelindung Diri) lengkap.

Mereka memantau satu persatu peserta  dan mengisi format check list tahapan-tahapan pemeriksaan Tanda-Tanda Vital (TTV), memandikan pasien dan mengganti alat tenun yang dipraktekkan siswa ke pasien.

Selain itu, penguji juga menilai penerapan tiga fase pemeriksaan pada pasien. Yakni fase orentasi, fase kerja dan fase terminasi.

“Pada UKK hari terakhir ini, fokus penilaian pembimbing ke siswa kami meliputi tiga fase pemeriksaan pasien. Apakah semua fase tersebut dilakukan semua atau tidak sama siswa. Makanya, diujikan langsung oleh perawat petugas rumah sakit,” kata Kepala SMK Yapik Ida Faridah, S.Pd, pada Lakeynews.com.

Kepala SMK Yapik Gerbang Dompu Ida Faridah, S.Pd, sedang memberikan arahan dan bimbingan kepada siswanya sebelum memulai ujian praktek. (feri/lakeynews.com)

Ida meyakini, siswanya mampu melakukan tindakan keperawatan demikian. ”Sebab, sebelumnya, kami sudah menjadwalkan para guru alumni berbagai Sekolah Tinggi Kesehatan (STIKES) untuk mengajarkan dan membimbing keahlian  siswa,” jelasnya.

Diketahui, UKK tersebut berlangsung selama dua hari, 5-6 April 2021. Ujian tersebut sebagai syarat penentu kelulusan siswa dan tolok ukur suksesnya penyelenggaraan pendidikan kejuruan di sekolah itu.

Selama berlangsungnya ujian, tidak ada hambatan dan kendala berarti.

Diketahui, SMK Yapik Gerbang  memercayakan penguji siswanya tersebut, berasal dari perawat profesional di Zal Dalam RSUD Dompu. Hal itu dilakukan demi terwujudnya output Sumber Daya Manusia (SDM) siswa keperawatan yang kompeten. (fm)