

BIMA, Lakeynews.com – Peduli terhadap sesama yang sedang tertimpa musibah kembali ditunjukkan Jamaah Anshoru Syariah (JAS) Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Kali ini dengan membantu para korban banjir bandang di Kabupaten Bima.
“Alhamdulillah, dengan kemudahan yang diberikan oleh Allah SWT, JAS Wilayah NTB peduli korban banjir di kabupaten Bima selama dua hari, Sabtu dan Minggu (3-4/4),” kata Ketua JAS Wilayah NTB Ustaz Mujahidul Haq, S.PdI, pada Lakeynews.com, Minggu (4/4).
Menurutnya, aksi peduli itu dilakukan JAS Wilayah NTB melalui Divisi Pelayanan Masyarakat (Yanmas) yang diketuai Ali Imron dan Forum Medis dan Aksi Kemanusiaan (Medan) yang diketuai Suherman.
Dua divisi tersebut menyalurkan bantuan makanan dan melakukan kegiatan sosial. Antara lain, dengan pembagian 800 bungkus nasi di Sila , Kecamatan Bolo.

Selain itu, lanjut pria yang akrab disapa Ustaz Mujahid ini, personel JAS NTB membantu membersihkan dan merapikan rumah-rumah warga di Sila. “Rata-rata mereka melakukan kegiatan sosial mulai sekitar pukul 07.30 sampai 17.00 Wita,” jelasnya.
Terkait dengan musibah (ujian) yang dialami ribuan kepala keluarga di tujuh kecamatan di Kabupaten Bima itu, Ustaz Mujahid menggugah semua pihak kiranya ikut peduli pada sesama.
“Harapan kami, khususnya kepada Pemprov NTB, Pemkab Bima dan umumnya semua lapisan masyarakat untuk sama-sama peduli membantu mereka yang terkena banjir bandang ini. Terutama bantuan makanan siap saji dan personel untuk mereka,” imbuhnya.

Sembari mengutip hadists nabi, Ustaz Mujahid mengatakan, “Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam (SAW) bersabda; Muslim ibarat satu tubuh, satu yang sakit, yang lain ikut merasakan sakit.”
“Allah akan selalu menolong hambaNya ,selama hamba itu mau menolong saudaranya,” tutur Ustaz Mujahid mengutip sabda lain dari Rasulullah SAW.
Sabdanya yang lain, lanjut Ustaz Mujahid, “Barang siapa yang mengeluarkan satu kesusahan seorang mukmin, Allah akan keluarkan dia dari kesusahan dunia dan akhirat, dan barang siapa yang memudahkan seorang mukmin, Allah akan mudahkan urusan dunia dan akhiratnya.” (tim)
