Sebagian warga mengungsi di Masjid Besar Al Amin Desa Rato, Kecamatan Bolo. (amr/lakeynews.com)

* Satu Warga Meninggal Terseret Arus

* Puluhan Desa Terendam dan Terisolir, Ratusan Jiwa Mengungsi

* Jalan dan Jembatan Terputus, Ratusan Ekor Ternak Hanyut

.

DOMPU, Lakeynews.com – Akibat banjir yang terjadi pada Jumat (2/4) sore hingga malam di Kabupaten Bima, 28 desa di empat kecamatan terendam, sebagian diantaranya terisolir. Seorang warga dikabarkan meninggal dunia dan ratusan ekor ternak terseret arus.

Keempat kecamatan terdampak tersebut, Madapangga, Bolo, Woha dan Monta.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD NTB Ibrahim Kurniawan, menyebutkan, di Kecamatan Madapangga, banjir terjadi di enam desa; Campa, Woro, Tonda, Dena, Ncandi dan Rade. Di Kecamatan Bolo terjadi di Desa Tambe, Rasabou, Leu, Bonto Kape, Nggembe, Kananga, Rato dan Timu.

Kecamatan Woha, banjir menimpa Desa Naru, Nisa Raba Kodo, Tenga, Tente, Wadu Wani, Talabiu, Pena Pali dan Donggo Bolo. Sedangkan di Kecamatan Monta, banjir terjadi di Desa Baralau, Simpasai, Sie, Sakuru, Desa Pela, Tangga dan Monta.

Dijelaskan Ibrahim, banjir tersebut merupakan banjir kiriman dari wilayah pegunungan, Bendungan Parado dan pegunungan Madapangga. “Banjir datang sekitar pukul 11.58 Wita hingga pukul 13.20 Wita,” ujarnya.

Pantaun Lakeynews.com, banjir kiriman ini memaksa ratusan jiwa di beberapa wilayah mengungsi. Informasi sementara, ratusan ekor ternak warga, seperti Sapi juga hanyut terbawa arus.

Terbaru dikabarkan, seorang warga Desa Sie, Kecamatan Monta, diketahui bernama Hamid meninggal dunia setelah terseret arus Jumat sore. Sebagaimana dilansir metromini.info, jenazah almarhum ditemukan warga terdampar di perbatasan Desa Sie dan Tangga, Sabtu (3/4) pagi.

Selain itu, beberapa jalan dan jembatan penghubung sejumlah desa di Kecamatan Madapangga terputus. Seperti yang menghubungkan Desa Rade, Dena, Tonda, Ncandi, Woro dan Desa Bolo.

Jembatan Desa Bolo, Kecamatan Madapangga yang menjadi penghubung sejumlah desa lain terputus. (amr/lakeynews.com)

”Kami berharap Pemerintah Kabupaten Bima segera membuat jembatan darurat yang menghubungkan akses jalan transportasi ini,” ungkap Firmansyah, salah satu warga Desa Bolo pada Lakeynews.com, Jumat (2/4) malam.

Menurutnya, jembatan ini juga merupakan jalur utama transportasi yang menghubung Desa Rade, Dena, Tonda, Mpuri, Woro dan Campa.

Sementara itu, kondisi Lapangan Desa Tambe, Kecamatan Bolo yang dipakai warga menjemur jagung ikut tergenang air.

Puluhan warga setempat terpaksa mengungsi dengan kondisi yang memprihatinkan di Masjid Besar Al Amin Desa Rato.

“Mereka saat ini sangat membutuhkan makanan cepat saji, air minum, pakaian dan selimut,” kata salah seorang anggota Relawan Muhammadiyah Bima, Amirudin pada media ini, Jumat malam.

Jalan Lintas Provinsi di Desa Pandai dan Jalan lintas Provinsi di Desa Sondosia, Kecamatan Bolo, air juga meluap dan menutupi ruas jalan, sehingga arus lalu lintas sempat terhambat.

Lapangan Desa Tambe yang dijadikan tempat menjemur padi warga terendam. (amr/lakeynews.com)

Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Bima sudah bekerja sejak tadi malam. Mereka melayani dan memberikan pertolongan, termasuk membantu mengevakuasi warga yang mengungsi.

Berikut data desa-desa dan warga terdampak banjir di empat kecamatan wilayah Kabupaten Bima:

A. Kecamatan Madapangga;

1. Desa Campa 253 KK 771 Jiwa

2. Desa Woro 302 KK 906 Jiwa

3. Desa Tonda 451 KK 1353 jiwa

4. Desa Dena 296 KK 981 jiwa

5. Desa Ncandi 112 KK 318 Jiwa

6. Desa Rade 258 KK 1032 Jiwa

B. Kecamatan Bolo;

1. Desa Tambe 285 KK 895 Jiwa

2. Desa Rasa Bou 193 KK 587 jiwa

3. Desa Leu 176 KK 536 Jiwa

4. Desa Bonto Kape 97 KK 301 Jiwa

5. Desa Nggembe 221 KK 613 jiwa

6. Desa Kananga 305 KK 927 Jiwa

7. Desa Rato 248 KK 753 Jiwa

8. Desa Timu 237 KK 691 Jiwa

C. Kecamatan Woha;

1. Desa Naru 1005 KK 3015 Jiwa

2. Desa Nisa 605 KK 2000 Jiwa

3. Desa Raba Kodo 334 KK 1000 Jiwa

4. Desa Tenga 167 KK 500 Jiwa

5. Desa Tente 154 KK 500 Jiwa

6. Desa Wadu Wani 67 KK 200 Jiwa

7. Desa Tala Biu 504 KK 1500 Jiwa

8. Desa Pena Pali 235 KK 705 Jiwa

9. Desa Donggo Bolo 102 KK 305 Jiwa

D. Kecamatan Monta;

1. Desa Baralau 135 KK 397 Jiwa

2. Desa Simpasai 152 KK 471 jiwa

3. Desa Sie 173 KK 518 Jiwa

4. Desa Sakuru 134 KK 410 Jiwa

5. Desa Pela 87 KK 253 Jiwa

6. Desa Tangga 207 KK 609 Jiwa

7. Desa Monta 103 KK 315 Jiwa.

Sumber data; Tagana Kabupaten Bima. (ady/won)